Search  
 
| Advance search | Registration | Help | About us
 
 
Edisi. 32/XXXI/07 - 13 Oktober 2002
   
Peristiwa

Pemilihan Gubernur Maluku Ditunda

HARAPAN masyarakat Maluku untuk segera memiliki gubernur baru terpaksa belum bisa terpenuhi. Melalui sebuah telegram tertanggal 25 September 2002, Menteri Dalam Negeri Hari Sabarno menginstruksikan kepada DPRD agar menangguhkan pelaksanaan pemilihan gubernur hingga waktu yang belum ditentukan, atau setelah mendapat ketegasan lebih lanjut dari Badan Penguasa Harian Pemerintahan Darurat Sipil Pusat, Menteri Koordinator Politik dan Keamanan Susilo Bambang Yudhoyono. Ini bukan telegram yang pertama. Seminggu sebelumnya, Menteri Hari juga menyarankan agar anggota Dewan mengonsultasikan dengan pemerintahan darurat sipil.

Kontan saja penundaan ini ditentang kalangan anggota Dewan dan politisi. Menurut mereka, keputusan itu menghanguskan harapan rakyat Maluku, yang ingin segera memiliki pemimpin baru di wilayahnya yang, siapa tahu, bisa segera mengakhiri konflik di sana. Semula, pemilihan gubernur baru akan dilakukan 29 September. Antusiasme masyarakat terlihat dari masuknya beberapa nama bakal calon gubernur ke DPRD. Bahkan sampai saat ini sudah ada 19 bakal calon yang mendaftarkan diri kepada panitia pemilihan.

Di tempat terpisah, Gubernur Saleh Latuconsina selaku Penguasa Darurat Sipil Daerah Maluku mengatakan penundaan itu diakibatkan pertimbangan keamanan, yang akhir-akhir ini tidak menentu. ”Ini prediksi pusat terhadap keamanan di Maluku menjelang suksesi gubernur,” katanya.


 
buatan Radja|endro
Majalah Tempo
30/XXXVII/15 - 21 September 2008

 

Berita lainnya

Iqbal di Sel Polres Jakarta Pusat, Billy di Jakarta Barat - 18 Sep 2008 | 07:53 WIB
Wenger: Arsenal Kurang Insting Pembunuh - 18 Sep 2008 | 07:46 WIB
Bate Tak Kuasa Hadapi Madrid - 18 Sep 2008 | 07:46 WIB
Ditinggalkan Dua Bintang, Tim Amerika Masih Berpeluang - 18 Sep 2008 | 07:34 WIB
Hasil dan Klasemen Liga Champion   - 18 Sep 2008 | 07:33 WIB
Polisi Tilang Puluhan Pembalap Liar - 18 Sep 2008 | 07:31 WIB
Pemerintah Amerika Keluarkan Surat Utang untuk Bank Sentral - 18 Sep 2008 | 07:26 WIB
BI Mataram Siapkan Rp500 Miliar Uang Pecahan - 18 Sep 2008 | 07:17 WIB
Diduga Korupsi, Pejabat Departemen Pendidikan Ditahan - 18 Sep 2008 | 07:13 WIB
Muenchen Cemerlang - 18 Sep 2008 | 07:07 WIB
>

index berita

buatan danendro | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Nasional | Ekonomi & Bisnis | Nusa | Jakarta | Indikator | Opinet
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data