|
KINI sedang musim penangkapan aktivis. Yang terakhir, seorang aktivis ditangkap karena membakar poster Presiden Megawati Sukarnoputri. Kali ini giliran Ketua Partai Rakyat Demokratik (PRD) Manado, Frans Kurniawan, yang dianggap mendalangi aksi demonstrasi 100-an massa yang tergabung dalam Front Perjuangan Rakyat Miskin di Manado, Selasa pekan lalu.
Frans, yang biasa disapa Ances, ditangkap anggota kepolisian Manado di sebuah warung kopi Pasar 45, sehari setelah aksi.
Aksi di depan Kantor Gubernur Sulawesi Utara itu memang bertujuan memprotes pemerintahan Mega yang tidak memihak rakyat kecil. Dan karena demo tidak mendapat tanggapan Pemerintah Daerah, massa mulai marah dan membakar poster.
Direktur Lembaga Bantuan Hukum Manado, Helda Tirajoh, menilai penangkapan itu hanya upaya membungkam aktivis.
Toh, menurut dia, dalam KUHP tidak ada pasal yang menjerat pembakar poster presiden.
Bina Bektiati, Tempo News Room, Verrianto Madjowa (Manado)
|