Search  
 
| Advance search | Registration | Help | About us
 
 
Edisi. 31/XXXI/30 September - 06 Oktober 2002
   
Peristiwa

Nurmahmudi Diperiksa Polisi

MANTAN Menteri Kehutanan dan Perkebunan, Nurmahmudi Ismail, akhirnya diperiksa polisi sebagai saksi di Polda Metro Jaya atas dugaan penggelembungan biaya pembelian dua helikopter di departemen yang pernah dipimpinnya, Rabu pekan lalu. Diduga, departemen yang seharusnya membeli helikopter baru itu justru membeli yang bekas.

Kecurigaan bermula dari jatuhnya salah satu helikopter di pegunungan Jawa Barat. Asuransi hanya membayar ganti rugi US$ 3,58 juta, setara dengan ganti rugi helikopter bekas. Padahal, untuk heli baru, ganti asuransinya US$ 3,9 juta. Menurut Nurmahmudi, asuransi menganggap heli itu sudah pernah dipakai, maka ganti ruginya pun menurun.

Menurut dia, pembelian helikopter telah memenuhi prosedur. Dua helikopter baru itu dibeli dengan dana reboisasi yang sebelumnya sudah diatur dalam APBN dengan persetujuan DPR dan Departemen Keuangan. ”Prosesnya sudah dimulai sejak Mei 2000 dan selesai pada tahun yang sama,” katanya.

Memang sebelumnya departemen ini mengajukan anggaran untuk membeli tiga helikopter bekas seharga Rp 79 miliar. Tapi DPR memutuskan membeli yang baru, sehingga hanya dapat dua unit. Tapi Nurmahmudi sudah tidak menjabat menteri ketika revisi itu terjadi (pembelian dua heli baru seharga Rp 93 miliar).

Bina Bektiati, Tempo News Room, Verrianto Madjowa (Manado)


 
buatan Radja|endro
Majalah Tempo
30/XXXVII/15 - 21 September 2008

 

Berita lainnya

Iqbal di Sel Polres Jakarta Pusat, Billy di Jakarta Barat - 18 Sep 2008 | 07:53 WIB
Wenger: Arsenal Kurang Insting Pembunuh - 18 Sep 2008 | 07:46 WIB
Bate Tak Kuasa Hadapi Madrid - 18 Sep 2008 | 07:46 WIB
Ditinggalkan Dua Bintang, Tim Amerika Masih Berpeluang - 18 Sep 2008 | 07:34 WIB
Hasil dan Klasemen Liga Champion   - 18 Sep 2008 | 07:33 WIB
Polisi Tilang Puluhan Pembalap Liar - 18 Sep 2008 | 07:31 WIB
Pemerintah Amerika Keluarkan Surat Utang untuk Bank Sentral - 18 Sep 2008 | 07:26 WIB
BI Mataram Siapkan Rp500 Miliar Uang Pecahan - 18 Sep 2008 | 07:17 WIB
Diduga Korupsi, Pejabat Departemen Pendidikan Ditahan - 18 Sep 2008 | 07:13 WIB
Muenchen Cemerlang - 18 Sep 2008 | 07:07 WIB
>

index berita

buatan danendro | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Nasional | Ekonomi & Bisnis | Nusa | Jakarta | Indikator | Opinet
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data