Ada Utang di Balik Granat |
LEDAKAN granat di Jalan Teluk Betung 6, Jakarta Pusat, Senin pekan lalu, ternyata dipicu urusan utang-piutang antara seorang pengusaha kayu dan pengusaha batu bara.
Korban meninggal, pelaku peledakan bernama Abdul Azis, adalah seorang penagih utang (debt collector). Kepala Direktorat Reserse Kepolisian Daerah Metro Jaya, Komisaris Besar Andi Chaerudin, menyatakan pihak polisi sudah memeriksa beberapa saksi baru, yaitu Made (penyewa mobil) dan Sandy Leonard, yang juga penagih utang. ”Kita sudah punya gambaran lengkap. Motifnya juga,” ujar Andi.
Singkat cerita, dua pengusaha itu punya persoalan utang 400 juta dolar dari masa awal krisis ekonomi. Hingga datanglah debt collector Sandy Leonard, yang kemudian menggandeng Azis. Lalu Azis melancarkan teror, termasuk dengan meledakkan granat yang malah membunuhnya.
Yang menjadi sasaran sebenarnya adalah Hasyim, si berutang, bukan rumah yang disewa oleh Kedutaan Besar AS di jalan yang sama.
Bina Bektiati, Tempo News Room, Verrianto Madjowa (Manado)
|