Search  
 
| Advance search | Registration | Help | About us
 
 
Edisi. 31/XXXI/30 September - 06 Oktober 2002
   
Peristiwa

Penebalan Huruf Kembali Dipertanyakan

PULUHAN anggota masyarakat dan DPRD DKI Jakarta mempertanyakan keabsahan pemilihan Gubernur DKI Jakarta, 11 September, dengan mendatangi Departemen Dalam Negeri, Jumat pekan silam. Menurut mereka, temuan penebalan huruf di kertas suara menunjukkan adanya politik uang. Jadi harus diusut, dan bila terbukti benar, pemilihan bisa batal.

Akhirnya perwakilan mereka diterima Kepala Bagian Hubungan Masyarakat Departemen Dalam Negeri, Mahyuddin. Abdul Azis Matnur, satu dari dua anggota DPRD yang ikut, menanyakan jawaban departemen ini tentang laporan Fraksi Amanat Nasional, Fraksi Bulan Bintang, dan Fraksi Partai Keadilan tentang penebalan huruf, yang disampaikan beberapa hari setelah pemilihan.

Sayangnya, Mahyuddin tak bisa memberi jawaban memuaskan. Katanya, Departemen Dalam Negeri tidak bisa memutuskan sah-tidaknya pemilihan gubernur, karena Menteri Hari Sabarno sedang tidak di tempat. ”Kami hanya bisa menampung aspirasi,” katanya.

Situasi pun menghangat. ”Kami mau jawaban,” kata Ketua Forum Warga Kota Jakarta, Azas Tigor Nainggolan. Matnur lalu menyerahkan untuk kedua kali surat laporan kasus penebalan huruf. Rombongan itu berjanji akan kembali Senin ini.

Bina Bektiati, Tempo News Room, Verrianto Madjowa (Manado)


 
buatan Radja|endro
Majalah Tempo
30/XXXVII/15 - 21 September 2008

 

Berita lainnya

Iqbal di Sel Polres Jakarta Pusat, Billy di Jakarta Barat - 18 Sep 2008 | 07:53 WIB
Wenger: Arsenal Kurang Insting Pembunuh - 18 Sep 2008 | 07:46 WIB
Bate Tak Kuasa Hadapi Madrid - 18 Sep 2008 | 07:46 WIB
Ditinggalkan Dua Bintang, Tim Amerika Masih Berpeluang - 18 Sep 2008 | 07:34 WIB
Hasil dan Klasemen Liga Champion   - 18 Sep 2008 | 07:33 WIB
Polisi Tilang Puluhan Pembalap Liar - 18 Sep 2008 | 07:31 WIB
Pemerintah Amerika Keluarkan Surat Utang untuk Bank Sentral - 18 Sep 2008 | 07:26 WIB
BI Mataram Siapkan Rp500 Miliar Uang Pecahan - 18 Sep 2008 | 07:17 WIB
Diduga Korupsi, Pejabat Departemen Pendidikan Ditahan - 18 Sep 2008 | 07:13 WIB
Muenchen Cemerlang - 18 Sep 2008 | 07:07 WIB
>

index berita

buatan danendro | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Nasional | Ekonomi & Bisnis | Nusa | Jakarta | Indikator | Opinet
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data