Search  
 
| Advance search | Registration | Help | About us
 
 
Edisi. 31/XXXI/30 September - 06 Oktober 2002
   
Luar Negeri

Keluarga Ne Win Dihukum Gantung

Buruk sekali nasib keluarga mantan diktator Burma, Ne Win. Kamis lalu, seorang menantu dan tiga cucunya dijatuhi hukuman gantung dalam pengadilan khusus di Yangoon. Aye Zaw Win dan anak-anaknya, Aye Ne Win, Kyaw Ne Win, dan Zwe Ne Win, dituduh bersekongkol untuk menggulingkan rezim militer yang berkuasa.

Menurut pemerintah, mereka mencoba melakukan kudeta karena kehilangan hak-hak istimewa dalam bisnis dan politik. Ne Win merebut kekuasaan dengan kudeta bersenjata pada tahun 1962. Dia turun 26 tahun kemudian saat terjadi demonstrasi besar-besaran oleh kelompok pro-demokrasi, yang dihabisi oleh militer. Keempat terhukum mati masih menunggu putusan banding seminggu ini.

Purwani D. Prabandari (AP, FT.Com, Reuters)


 
buatan Radja|endro
Majalah Tempo
30/XXXVII/15 - 21 September 2008

 

Berita lainnya

Iqbal di Sel Polres Jakarta Pusat, Billy di Jakarta Barat - 18 Sep 2008 | 07:53 WIB
Wenger: Arsenal Kurang Insting Pembunuh - 18 Sep 2008 | 07:46 WIB
Bate Tak Kuasa Hadapi Madrid - 18 Sep 2008 | 07:46 WIB
Ditinggalkan Dua Bintang, Tim Amerika Masih Berpeluang - 18 Sep 2008 | 07:34 WIB
Hasil dan Klasemen Liga Champion   - 18 Sep 2008 | 07:33 WIB
Polisi Tilang Puluhan Pembalap Liar - 18 Sep 2008 | 07:31 WIB
Pemerintah Amerika Keluarkan Surat Utang untuk Bank Sentral - 18 Sep 2008 | 07:26 WIB
BI Mataram Siapkan Rp500 Miliar Uang Pecahan - 18 Sep 2008 | 07:17 WIB
Diduga Korupsi, Pejabat Departemen Pendidikan Ditahan - 18 Sep 2008 | 07:13 WIB
Muenchen Cemerlang - 18 Sep 2008 | 07:07 WIB
>

index berita

buatan danendro | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Nasional | Ekonomi & Bisnis | Nusa | Jakarta | Indikator | Opinet
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data