Search  
 
| Advance search | Registration | Help | About us
 
 
Edisi. 30/XXXI/23 - 29 September 2002
   
Ekonomi dan Bisnis

Rasio Utang Indonesia Membaik

Rasio utang pemerintah Indonesia terhadap produk domestik bruto (PDB) membaik lebih cepat dari yang direncanakan dalam Undang-Undang Program Pembangunan Nasional (Propenas) 2000-2004. Data Departemen Keuangan menunjukkan bahwa pada akhir tahun ini, rasio utang pemerintah, yang mencapai US$ 134,8 miliar terhadap PDB, sudah di bawah 70 persen. Bandingkan dengan rasio yang ditargetkan pemerintah—dalam Undang-Undang Propenas—yang 76,3 persen. Penurunan rasio terjadi karena utang luar negeri yang baru makin kecil dan rupiah kian kuat, sementara pendapatan nasional kita terus meningkat. "Jangan hanya melihat sisi gelap pemerintah. Kita juga punya sisi terang yang layak disyukuri," ujar Anggito Abimanyu, staf ahli Menteri Keuangan, dalam diskusi terbatas di Bogor, Sabtu dua pekan lalu.

Kendati demikian, rasio utang yang rendah tak menjamin Indonesia sudah bebas krisis. Argentina membuktikan hal itu. Meskipun rasio utang pemerintahnya terhadap PDB hanya 53 persen, toh Argentina tak luput dari serangan krisis yang menyebabkan perekonomiannya amburadul. Karena itu, pemerintah mesti mempercepat restrukturisasi utang sektor swasta yang juga tak kalah berat, yakni sekitar US$ 67 miliar. Dan tak bisa dimungkiri bahwa serangan terhadap rupiah sering datang dari sektor swasta. Biasanya serangan itu berdampak buruk terhadap yang lain, terutama sektor perbankan dan dunia usaha. Dan pengalaman juga sudah menunjukkan bahwa restrukturisasi utang swasta jauh lebih sulit ketimbang utang pemerintah. Lihat saja utang Asia Pulp and Paper, milik Sinar Mas, yang berutang US$ 13,8 miliar. Sampai kini urusan tersebut belum kunjung tuntas.


 
buatan Radja|endro
Majalah Tempo
30/XXXVII/15 - 21 September 2008

 

Berita lainnya

Iqbal di Sel Polres Jakarta Pusat, Billy di Jakarta Barat - 18 Sep 2008 | 07:53 WIB
Wenger: Arsenal Kurang Insting Pembunuh - 18 Sep 2008 | 07:46 WIB
Bate Tak Kuasa Hadapi Madrid - 18 Sep 2008 | 07:46 WIB
Ditinggalkan Dua Bintang, Tim Amerika Masih Berpeluang - 18 Sep 2008 | 07:34 WIB
Hasil dan Klasemen Liga Champion   - 18 Sep 2008 | 07:33 WIB
Polisi Tilang Puluhan Pembalap Liar - 18 Sep 2008 | 07:31 WIB
Pemerintah Amerika Keluarkan Surat Utang untuk Bank Sentral - 18 Sep 2008 | 07:26 WIB
BI Mataram Siapkan Rp500 Miliar Uang Pecahan - 18 Sep 2008 | 07:17 WIB
Diduga Korupsi, Pejabat Departemen Pendidikan Ditahan - 18 Sep 2008 | 07:13 WIB
Muenchen Cemerlang - 18 Sep 2008 | 07:07 WIB
>

index berita

buatan danendro | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Nasional | Ekonomi & Bisnis | Nusa | Jakarta | Indikator | Opinet
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data