Search  
 
| Advance search | Registration | Help | About us
 
 
Edisi. 28/XXXI/09 - 15 September 2002
   
Ekonomi dan Bisnis

Bengkel Kapal di Bitung

TAK ada pangkalan militer Amerika Serikat di Indonesia. Berita yang mengatakan hal tersebut segera menguap ketika tahu bahwa yang akan dibangun di Bitung, Sulawesi Utara, adalah fasilitas perbaikan kapal. Proyek perbaikan dan perawatan kapal di Indonesia timur yang diperkirakan akan menelan investasi US$ 350 juta atau sekitar Rp 3,1 triliun ini sudah memasuki tahap studi kelayakan yang dilakukan Lachelli & Satya Associates.

Penandatanganan kesepakatan penunjukan perusahaan konsultasi patungan Amerika-Indonesia itu dilakukan Sabtu dua pekan lalu. Setelah studi selama lima bulan, Pemerintah Daerah Kota Madya Bitung baru menawarkannya kepada investor. "Proyek ini murni swasta, tidak ada kaitannya dengan militer," kata Ketua DPRD Bitung, Jantje Takasihaeng, kepada Verrianto Madjowa dari TEMPO.

Memang, kata staf ahli Wali Kota Bitung, Helfrid Lomboh, tidak tertutup kemungkinan fasilitas perbaikan kapal ini akan dipakai kapal perang. Namun fasilitas ini tidak khusus diperuntukkan bagi Amerika Serikat. "Kapal siapa saja boleh masuk, dari negara mana saja, sipil atau militer," kata Helfrid. Isu pangkalan itu muncul karena dalam penandatanganan kesepakatan tersebut hadir Atase Angkatan Laut Kedutaan Amerika Serikat di Indonesia, Rick Marthines. "Kebetulan dia suka jalan-jalan dan kenal kita semua," kata Satya Wirawan, partner di Lachelli & Satya.


 
buatan Radja|endro
Majalah Tempo
30/XXXVII/15 - 21 September 2008

 

Berita lainnya

Iqbal di Sel Polres Jakarta Pusat, Billy di Jakarta Barat - 18 Sep 2008 | 07:53 WIB
Wenger: Arsenal Kurang Insting Pembunuh - 18 Sep 2008 | 07:46 WIB
Bate Tak Kuasa Hadapi Madrid - 18 Sep 2008 | 07:46 WIB
Ditinggalkan Dua Bintang, Tim Amerika Masih Berpeluang - 18 Sep 2008 | 07:34 WIB
Hasil dan Klasemen Liga Champion   - 18 Sep 2008 | 07:33 WIB
Polisi Tilang Puluhan Pembalap Liar - 18 Sep 2008 | 07:31 WIB
Pemerintah Amerika Keluarkan Surat Utang untuk Bank Sentral - 18 Sep 2008 | 07:26 WIB
BI Mataram Siapkan Rp500 Miliar Uang Pecahan - 18 Sep 2008 | 07:17 WIB
Diduga Korupsi, Pejabat Departemen Pendidikan Ditahan - 18 Sep 2008 | 07:13 WIB
Muenchen Cemerlang - 18 Sep 2008 | 07:07 WIB
>

index berita

buatan danendro | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Nasional | Ekonomi & Bisnis | Nusa | Jakarta | Indikator | Opinet
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data