Search  
 
| Advance search | Registration | Help | About us
 
 
Edisi. 27/XXXI/02 - 8 September 2002
   
Ekonomi dan Bisnis

Merger Lagi, Beban Lagi

Lima bank akan digabung: Bank Bali, Bank Universal, Bank Prima Express, Bank Patriot, dan Bank Artamedia. Persoalan yang muncul adalah biaya "kawin" yang supermahal. Deputi Restrukturisasi Perbankan BPPN, I Nyoman Sender, mengatakan bahwa dibutuhkan dana Rp 4-4,5 triliun. Biaya ini termasuk untuk pesangon karyawan.

Biaya itu bengkak dari hitungan Komite Kebijakan Sektor Keuangan, yang mengalkulasi Rp 3-4 triliun. Kalau harus ditutup, biaya yang dibutuhkan lebih besar, Rp 6 triliun. Pembengkakan itu, kata Sender, karena kondisi bank yang terus memburuk. Empat bank mengalami pendarahan akibat minusnya pendapatan dari bunga dikurangi biaya bunga. BPPN tak bisa mengambil duit hasil jualan aset karena akan mengurangi setoran ke negara. Obligasi daur ulang? Stoknya sudah menipis, tinggal Rp 1,8 triliun setelah digunakan Rp 4,8 triliun untuk Bank Internasional Indonesia.

DPR sendiri akan menolak kalau biaya merger sampai harus membebani negara lagi. Anggota DPR Komisi IX, Faisal Baasir, mengatakan bahwa wakil rakyat sudah berkomitmen merger tidak boleh menambah beban negara. Juga, tidak boleh mengurangi setoran ke negara. Persetujuan DPR, katanya, baru bisa keluar setelah persyaratan dipenuhi, yaitu ada hasil uji tuntas. DPR akan menanyakan beban merger ini dalam rapat kerja dengan BPPN Senin ini. Kalau kondisi Bank Bali sudah cukup baik, ya, tak perlu harus digabung.


 
buatan Radja|endro
Majalah Tempo
30/XXXVII/15 - 21 September 2008

 

Berita lainnya

Iqbal di Sel Polres Jakarta Pusat, Billy di Jakarta Barat - 18 Sep 2008 | 07:53 WIB
Wenger: Arsenal Kurang Insting Pembunuh - 18 Sep 2008 | 07:46 WIB
Bate Tak Kuasa Hadapi Madrid - 18 Sep 2008 | 07:46 WIB
Ditinggalkan Dua Bintang, Tim Amerika Masih Berpeluang - 18 Sep 2008 | 07:34 WIB
Hasil dan Klasemen Liga Champion   - 18 Sep 2008 | 07:33 WIB
Polisi Tilang Puluhan Pembalap Liar - 18 Sep 2008 | 07:31 WIB
Pemerintah Amerika Keluarkan Surat Utang untuk Bank Sentral - 18 Sep 2008 | 07:26 WIB
BI Mataram Siapkan Rp500 Miliar Uang Pecahan - 18 Sep 2008 | 07:17 WIB
Diduga Korupsi, Pejabat Departemen Pendidikan Ditahan - 18 Sep 2008 | 07:13 WIB
Muenchen Cemerlang - 18 Sep 2008 | 07:07 WIB
>

index berita

buatan danendro | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Nasional | Ekonomi & Bisnis | Nusa | Jakarta | Indikator | Opinet
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data