Search  
 
| Advance search | Registration | Help | About us
 
 
Edisi. 27/XXXI/02 - 8 September 2002
   
Ekonomi dan Bisnis

Solar Langka

Antrean panjang minyak solar menjadi pemandangan biasa di beberapa wilayah di Jawa Tengah, sejak pertengahan Agustus lalu. Itu akibat pasokan Pertamina Unit Pemasaran IV Jawa Tengah/DIY ke semua pompa bensin di wilayah itu dikurangi. Kelangkaan itu, kata I Gusti Bagus Wisnu, Kepala Humas Unit Pemasaran IV, akibat Pertamina sedang melakukan pengendalian pasokan solar bersubsidi ke masyarakat.

Sesuai dengan kuota pemerintah, untuk solar bersubsidi tahun ini Pertamina diberi kuota 2,2 juta kiloliter atau 119 kiloliter tiap bulannya. Hingga Agustus, alokasinya sudah mencapai 65,7 persen, padahal mestinya baru 58 persen. Kalau tak dikendalikan, dikhawatirkan kuota tidak cukup. Pertamina mengurangi pasokan hingga 50 persen. Harga solar bersubsidi khusus untuk transportasi Rp 1.325, untuk industri Rp 1.760 per liter.

Tapi anggota DPRD Jawa Tengah, Sutoyo Abadi, curiga kelangkaan solar ini akibat adanya penyimpangan oleh pihak tertentu. Solar untuk transportasi disalurkan ke industri. Tujuannya, mengeruk keuntungan dari selisih harga Rp 435 per liter.

Dari Jakarta, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Purnomo Yusgiantoro mengatakan, pengurangan itu dilakukan untuk mengerem subsidi. Tapi, karena kurang, Pertamina diminta menambah suplai.


 
buatan Radja|endro
Majalah Tempo
30/XXXVII/15 - 21 September 2008

 

Berita lainnya

Iqbal di Sel Polres Jakarta Pusat, Billy di Jakarta Barat - 18 Sep 2008 | 07:53 WIB
Wenger: Arsenal Kurang Insting Pembunuh - 18 Sep 2008 | 07:46 WIB
Bate Tak Kuasa Hadapi Madrid - 18 Sep 2008 | 07:46 WIB
Ditinggalkan Dua Bintang, Tim Amerika Masih Berpeluang - 18 Sep 2008 | 07:34 WIB
Hasil dan Klasemen Liga Champion   - 18 Sep 2008 | 07:33 WIB
Polisi Tilang Puluhan Pembalap Liar - 18 Sep 2008 | 07:31 WIB
Pemerintah Amerika Keluarkan Surat Utang untuk Bank Sentral - 18 Sep 2008 | 07:26 WIB
BI Mataram Siapkan Rp500 Miliar Uang Pecahan - 18 Sep 2008 | 07:17 WIB
Diduga Korupsi, Pejabat Departemen Pendidikan Ditahan - 18 Sep 2008 | 07:13 WIB
Muenchen Cemerlang - 18 Sep 2008 | 07:07 WIB
>

index berita

buatan danendro | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Nasional | Ekonomi & Bisnis | Nusa | Jakarta | Indikator | Opinet
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data