Search  
 
| Advance search | Registration | Help | About us
 
 
Edisi. 27/XXXI/02 - 8 September 2002
   
Daftar berita Ekonomi dan Bisnis
Engkau Menanam, Kami Menipu
Bisnis bagi hasil di sektor agrobisnis yang menjanjikan keuntungan tinggi marak di mana-mana. Namun bisnis itu mengandung risiko yang besar pula. 
Penggede Digaet, Pemodal Digetok
PT QSAR lihai menggaet para pejabat tinggi. Celakanya, para investor makin yakin. 
Kisah Seribu Kata Ramli
 
Beribu Penanam, Satu Keinginan
Para investor cuma berharap agar duit mereka dikembalikan. Caranya? 
Perburuan di Kebon Sirih
Alih-alih mengusut tuntas ketidakberesan di Bank CIC, Bank Indonesia malah gencar memburu tim pemeriksanya sendiri.  
Robert Tantular: "Pemeriksaan Bank Indonesia Tendensius"
SETELAH seminggu, puasa bicara Robert Tantular, pemilik Bank CIC Internasional, akhirnya batal juga. Tampak lebih rileks, ia kini sudah banyak tersenyum saat memaparkan berbagai masalah yang tengah melilit banknya kepada Bambang Harymurti, Karaniya D., dan M. Teguh dari TEMPO. Berikut petikannya.  
Menggoreng Saham, Membobol KPEI
Dana jaminan transaksi yang ditangani KPEI nyaris amblas karena ulah para pelaku bursa. Bapepam akan mengkaji peraturan tentang penjaminan yang tanpa batas itu. 
Bom Waktu BNI
Bank BNI menyimpan kredit bermasalah yang sangat besar. Bagaimana bank pemerintah ini mengatasinya?  
Proyek Kapal Impian
Proyek pembuatan kapal Caraka Jaya dan Mina Jaya yang dirintis Menteri Negara Riset dan Teknologi B.J. Habibie sudah lama terbengkalai. Dan kini tinggal bangkai. 
Akal-akalan untuk Pajak
 
Merger Induk dan Anak
 
BPPN Jualan Lagi
 
Sjamsul dan Salim Selesai?
 
Solar Langka
 
Merger Lagi, Beban Lagi
 
Diskon untuk UKM
 
RUU Kelistrikan Lolos
 
You Invest, We Divest
There has been a recent proliferation of profit-share companies in the agribusiness sector, promising high profits. But beware; the risk factors in this sort of business are, in fact, very high indeed. 
Even Big Shots Get Fleeced
PT QSAR was crafty enough to take in senior officials. This helped to convince potential investors that they were onto a good thing. 
Fat Man’s Tall Tales
 
Keeping the Investors’ Dream Alive
All they are hoping for is that somehow they will get their money back; but just how will the investors manage this? 
The Chase in Kebon Sirih
The experts pursuing the irregularities in Bank CIC are now themselves being vigorously pursued by Bank Indonesia. 
Robert Tantular: “Bank Indonesia investigation one-sided”
 
Boosting Stocks, Stealing Money
Stock exchange players’ dirty tricks almost caused KPEI to lose all the transaction guarantee funds under its control. The Capital Market Supervisory Agency (Bapepam) will assess the regulation on unlimited guarantee. 
Time Bomb
Bank BNI is staggering under the weight of non-performing loans. The government-owned bank, however, appears to be ignoring the problem. 
Dream Vessel Projects
The Caraka Jaya and Mina Jaya shipbuilding projects pioneered by State Minister of Research & Technology B.J. Habibie, have long been neglected. Now they’re just so much scrap iron. 

 
buatan Radja|endro
Majalah Tempo
30/XXXVII/15 - 21 September 2008

 

Berita lainnya

Iqbal di Sel Polres Jakarta Pusat, Billy di Jakarta Barat - 18 Sep 2008 | 07:53 WIB
Wenger: Arsenal Kurang Insting Pembunuh - 18 Sep 2008 | 07:46 WIB
Bate Tak Kuasa Hadapi Madrid - 18 Sep 2008 | 07:46 WIB
Ditinggalkan Dua Bintang, Tim Amerika Masih Berpeluang - 18 Sep 2008 | 07:34 WIB
Hasil dan Klasemen Liga Champion   - 18 Sep 2008 | 07:33 WIB
Polisi Tilang Puluhan Pembalap Liar - 18 Sep 2008 | 07:31 WIB
Pemerintah Amerika Keluarkan Surat Utang untuk Bank Sentral - 18 Sep 2008 | 07:26 WIB
BI Mataram Siapkan Rp500 Miliar Uang Pecahan - 18 Sep 2008 | 07:17 WIB
Diduga Korupsi, Pejabat Departemen Pendidikan Ditahan - 18 Sep 2008 | 07:13 WIB
Muenchen Cemerlang - 18 Sep 2008 | 07:07 WIB
>

index berita

buatan danendro | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Nasional | Ekonomi & Bisnis | Nusa | Jakarta | Indikator | Opinet
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data