|
|
| |
Edisi. 27/XXXI/02 - 8 September 2002
|
Bersalah?
Vonis bersalah telah menunggu Akbar Tandjung. Tapi peluang bebas bukannya tak ada.
PINTU kantor Hakim Amiruddin Zakaria di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat terkuak. Dari baliknya keluar satu per satu anggota majelis kasus penyelewengan Rp 40 miliar dana nonbujeter Bulog: I Ketut Gede, Pramodana K. Kusumah, Herri Swantoro, Andi Samsan Nganro, dan Amiruddin sendiri, sang ketua tim. Jumat siang kemarin, selama satu jam mereka membahas sebuah keputusan penting yang akan dijatuhkan Rabu ini: bersalah-tidaknya sang terdakwa utama, Akbar Tandjung, Ketua Umum Golkar dan Ketua Dewan Perwakilan Rakyat yang terhormat itu.
|
• Lakon Sulap yang Menutup Layar • Karungan atau Tumpukan, Silakan Tarik! • Akar Tunjang Akbar Tandjung • Di Bawah Permainan Banteng • Akbar Tandjung: "Vonis Apa pun, Golkar Tetap Solid" • Amiruddin Zakaria: "Ada yang Kurang Logis..." • GUILTY? • The Death of Logic • Now You See It, Now You Don't • Follow the Money • The Anchoring of Akbar • Fodder for the Bull • Akbar Tandjung: "Whatever the verdict, Golkar remains solid" • Amiruddin Zakaria: "Something's amiss…"
|
|
| |
|
|
| buatan Radja|endro |
Majalah
Tempo
30/XXXVII/15 - 21 September 2008

|
|
| |
|
|
|
|