Search  
 
| Advance search | Registration | Help | About us
 
 
Edisi. 26/XXXI/26 Agustus - 01 September 2002
   
Peristiwa

Kebakaran di Kalimantan

KEBAKARAN lahan gambut di Kalimantan sudah mencapai tingkat membahayakan. Menteri Negara Lingkungan Hidup Nabiel Makarim menyatakan, kebakaran yang menimbulkan asap pekat itu juga menjadi sasaran keluhan negara tetangga.

Nabiel menuding pola pembukaan ladang dan kebun yang dilakukan masyarakat, terutama para pendatang, menjadi penyebab bencana itu. Sebab, sistem kearifan tradisional peladang berpindah sudah ditinggalkan. Pemerintah daerah beberapa provinsi juga telah mengeluarkan larangan pembakaran lahan di musim kemarau ini.

Menteri Koordinator Kesejahteraan Rakyat Jusuf Kalla menyatakan, pemerintah pusat berupaya keras membantu, terutama melakukan pemantauan titik api yang sekarang sudah mencapai 4.000 lokasi, serta menyalurkan obat-obatan dan masker. Hanya, urusan pemadaman tetap harus mengandalkan peran aktif masyarakat. ”Pasukan pemadam tidak ada, pesawat pun sulit, ya, kita tunggu hujan sajalah,” kata Kalla, seperti putus asa.

Dirjen Perlindungan Hutan dan Konservasi Alam Departemen Kehutanan, I Made Subadia, mengatakan bahwa sekitar 62,54 persen dari areal yang terbakar adalah kawasan nonkehutanan. Areal ini meliputi perkebunan, daerah transmigrasi, dan lahan milik rakyat. Sedangkan kebakaran di kawasan hutan mencapai 37,46 persen, di areal pemegang izin hak pengusahaan hutan, hutan tanaman industri, dan kawasan konservasi.

Wenseslaus Manggut dan Tjandra


 
buatan Radja|endro
Majalah Tempo
30/XXXVII/15 - 21 September 2008

 

Berita lainnya

Iqbal di Sel Polres Jakarta Pusat, Billy di Jakarta Barat - 18 Sep 2008 | 07:53 WIB
Wenger: Arsenal Kurang Insting Pembunuh - 18 Sep 2008 | 07:46 WIB
Bate Tak Kuasa Hadapi Madrid - 18 Sep 2008 | 07:46 WIB
Ditinggalkan Dua Bintang, Tim Amerika Masih Berpeluang - 18 Sep 2008 | 07:34 WIB
Hasil dan Klasemen Liga Champion   - 18 Sep 2008 | 07:33 WIB
Polisi Tilang Puluhan Pembalap Liar - 18 Sep 2008 | 07:31 WIB
Pemerintah Amerika Keluarkan Surat Utang untuk Bank Sentral - 18 Sep 2008 | 07:26 WIB
BI Mataram Siapkan Rp500 Miliar Uang Pecahan - 18 Sep 2008 | 07:17 WIB
Diduga Korupsi, Pejabat Departemen Pendidikan Ditahan - 18 Sep 2008 | 07:13 WIB
Muenchen Cemerlang - 18 Sep 2008 | 07:07 WIB
>

index berita

buatan danendro | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Nasional | Ekonomi & Bisnis | Nusa | Jakarta | Indikator | Opinet
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data