|
Calon pembeli Bank Niaga bertambah lagi. Satu investor dari Amerika Serikat menyatakan minatnya membeli 51 persen saham bank tersebut. Sebelumnya, tercatat empat investor memperebutkan saham bank yang dulu dimiliki oleh keluarga Tahija ini.
Deputi Ketua Badan Penyehatan Perbankan Nasional (BPPN) Bidang Restrukturisasi Perbankan, I Nyoman Sender, mengatakan Kamis pekan lalu, empat investor lainnya masih wajah lama. Mereka adalah Konsorsium Commerce Asset, ANZ Panin, Batavia Investment Fund II, dan Bank Victoria Internasional Tbk. Sender belum membeberkan peminat dari Negara Abang Sam tersebut. ”Mereka berinvestasi di perusahaan investasi,” kata Sender berteka-teki.
Penjualan saham Bank Niaga sempat tertunda-tunda. Lembaga penyehatan itu membatalkan penawaran investor karena di bawah harga yang ditetapkan, yaitu Rp 45 per lembar saham. Sender yakin betul, penawaran kali ini di atas target lembaga penyehatan itu.
|