Search  
 
| Advance search | Registration | Help | About us
 
 
Edisi. 26/XXXI/26 Agustus - 01 September 2002
   
Ekonomi dan Bisnis

Kimia Farma Dipoles Dulu

POLES dulu sebelum dijual. Itulah yang dilakukan pemerintah terhadap perusahaan obat Kimia Farma. Karena kinerjanya memburuk—selama kuartal I 2002 laba bersihnya turun 56 persen menjadi Rp 12,04 miliar—divestasinya ditunda hingga awal tahun depan. Pemerintah awalnya berencana melepas 51 persen dari 90 persen sahamnya di perusahaan retail farmasi terbesar di Indonesia itu ke investor strategis tahun 2002 ini.

Deputi Menteri Negara BUMN Bidang Logistik dan Pariwisata, Ferdinand Nainggolan, mengatakan pemerintah akan merestrukturisasi Kimia Farma dulu agar penjualannya bisa menghasilkan duit lebih banyak. Upaya mempercantik itu dengan memoles bidang usaha, keuangan, dan organisasi. Juga bongkar pasang di bidang organisasi dengan membentuk anak perusahaan di bidang retail dan distribusi. Dua bidang usaha lainnya, pabrikan dan formulasi, tetap dikelola Kimia Farma. Pemisahan itu ditargetkan selesai tahun ini. Ferdinand mengatakan pemisahaan itu akan meningkatkan nilai jual perusahaan obat milik negara tersebut.


 
buatan Radja|endro
Majalah Tempo
30/XXXVII/15 - 21 September 2008

 

Berita lainnya

Iqbal di Sel Polres Jakarta Pusat, Billy di Jakarta Barat - 18 Sep 2008 | 07:53 WIB
Wenger: Arsenal Kurang Insting Pembunuh - 18 Sep 2008 | 07:46 WIB
Bate Tak Kuasa Hadapi Madrid - 18 Sep 2008 | 07:46 WIB
Ditinggalkan Dua Bintang, Tim Amerika Masih Berpeluang - 18 Sep 2008 | 07:34 WIB
Hasil dan Klasemen Liga Champion   - 18 Sep 2008 | 07:33 WIB
Polisi Tilang Puluhan Pembalap Liar - 18 Sep 2008 | 07:31 WIB
Pemerintah Amerika Keluarkan Surat Utang untuk Bank Sentral - 18 Sep 2008 | 07:26 WIB
BI Mataram Siapkan Rp500 Miliar Uang Pecahan - 18 Sep 2008 | 07:17 WIB
Diduga Korupsi, Pejabat Departemen Pendidikan Ditahan - 18 Sep 2008 | 07:13 WIB
Muenchen Cemerlang - 18 Sep 2008 | 07:07 WIB
>

index berita

buatan danendro | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Nasional | Ekonomi & Bisnis | Nusa | Jakarta | Indikator | Opinet
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data