Bangau Korban Selamat Pesawat BAT |
BANGAU Jhon Hendry memang sakti. Ia menjadi satu-satunya korban selamat kecelakaan pesawat Borneo Air Transport (BAT). Padahal, Bangau sebelumnya sempat dikabarkan tewas bersama 10 awak dan penumpang pesawat BN 2A milik Pemda Kalimantan Timur, yang jatuh di hutan Desa Longbawan, Krayan, Nunukan, Kalimantan Timur, 16 Juli lalu.
Enam hari bergulat melawan maut, dengan menyusuri rimba raya dan memakan buah dan umbi liar, ia akhirnya ditemukan petani. Penemuan pesawat oleh Tim SAR (Search and Rescue) di hutan yang masih perawan itu sempat terbantu oleh kedap-kedip sinyal Elba (emergency locater beacon) dari pesawat yang nahas ini. Nyala sinyal itulah yang menjadi teka-teki awal tentang masih adanya penumpang yang selamat dari reruntuhan pesawat yang diterbangkan Letkol Suyamto tersebut.
Nahas yang menimpa pesawat BAT itu adalah kecelakaan yang ketiga kali dalam 14 tahun terakhir di Kal-Tim. Pada 1988, pesawat Cessna 1m5 milik MAF jatuh dan tersangkut di pohon di hutan Krayan, antara Kampung Long Umung dan Kampung Bungayan. Satu orang tewas dalam kecelakaan ini, karena korban nekat melompat dari atas pohon.
Edy Budiyarso dan Tempo News Room
|