Search  
 
| Advance search | Registration | Help | About us
 
 
Edisi. 21/XXXI/22 - 28 Juli 2002
   
Arsip

TEMPO, 28 Mei 1977

Golkar menang lagi. Dalam Pemilu 1977, Golkar menguasai 62,14 persen suara. Ini kemenangan gemilang meski peng-urusnya masih mengeluh karena, dibandingkan dengan saat Pemilu 1971, partai itu mengalami penurunan hingga 0,66 persen. ”Ini kemenangan yang berat. Meraih kemenangan lebih mudah dari mempertahankannya,” kata Amir Murtono, Ketua Golkar kala itu.

Dengan fasilitas berlebih, keluhan Amir hampir sekadar basa-basi. ”Dengan dukungan materi dan pejabat daerah, mestinya Golkar menang 100 persen,” kata Chris Siner Key Timu, aktivis PDI. Dua partai lain yang gurem, PPP dan PDI, sebetulnya tak berkutik menghadapi Beringin. Di Jakarta dan Aceh, PPP memang menang. Tapi itu semata-mata karena sentimen Islam PPP yang belum bisa diambil Golkar.

Golkar adalah mesin politik Orde Baru. Partai itu tak cuma mengalahkan partai lain, tapi juga membuat banyak orang tak berkutik. Bahkan, dalam pemilu pertama di era reformasi, Golkar tetap unggul sebagai runner-up.

Kini orang bergidik akan bahaya Golkar. Aktivis partai ini masuk ke PDIP dan partai-partai lain. Tanpa sadar, ia merembes ke mana-mana. Seperti dulu.


 
buatan Radja|endro
Majalah Tempo
30/XXXVII/15 - 21 September 2008

 

Berita lainnya

Iqbal di Sel Polres Jakarta Pusat, Billy di Jakarta Barat - 18 Sep 2008 | 07:53 WIB
Wenger: Arsenal Kurang Insting Pembunuh - 18 Sep 2008 | 07:46 WIB
Bate Tak Kuasa Hadapi Madrid - 18 Sep 2008 | 07:46 WIB
Ditinggalkan Dua Bintang, Tim Amerika Masih Berpeluang - 18 Sep 2008 | 07:34 WIB
Hasil dan Klasemen Liga Champion   - 18 Sep 2008 | 07:33 WIB
Polisi Tilang Puluhan Pembalap Liar - 18 Sep 2008 | 07:31 WIB
Pemerintah Amerika Keluarkan Surat Utang untuk Bank Sentral - 18 Sep 2008 | 07:26 WIB
BI Mataram Siapkan Rp500 Miliar Uang Pecahan - 18 Sep 2008 | 07:17 WIB
Diduga Korupsi, Pejabat Departemen Pendidikan Ditahan - 18 Sep 2008 | 07:13 WIB
Muenchen Cemerlang - 18 Sep 2008 | 07:07 WIB
>

index berita

buatan danendro | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Nasional | Ekonomi & Bisnis | Nusa | Jakarta | Indikator | Opinet
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data