Kepada Calon Gubernur DKI |
SELASA siang pekan lalu, kendaraan yang saya tumpangi berhenti di sebuah persimpangan lampu merah di kawasan Tomang. Seorang gadis cilik yang tengah menggendong seorang bayi menghampiri kendaraan saya. Perhatian saya terpusat pada mata sang bayi, yang tampak sedang kesakitan di tengah hawa Jakarta yang panas terik bercampur debu dan asap knalpot kendaraan. Saya berpikir, jika anak itu saya beri uang, apakah uang tersebut dia gunakan untuk dirinya atau akan dia serahkan kepada “ketua kelompok”-nya?
Peristiwa di Tomang itu bukan hanya mencerminkan eksploitasi terhadap anak-anak—yang jelas-jelas merupakan hal yang ilegal. Anak-anak itu berkeliaran di tengah kawasan berbahaya. Padahal mereka harusnya belajar, bermain, atau beristirahat. Pertanyaan saya: apakah calon Gubernur DKI yang akan datang pernah berpikir bagaimana cara melindungi kepentingan anak-anak ini dengan sumber dana dari pajak yang sudah kita bayarkan? Jika tidak, rasanya calon itu tidak berarti kendati didukung partai politik atau presiden sekalipun.
SONNY HARLAN
Bintaro Jaya Blok O-2/12
Jakarta
|