Search  
 
| Advance search | Registration | Help | About us
 
 
Edisi. 07/XXXI/15 - 21 April 2002
   
Ekonomi dan Bisnis

Nutricia Batal Menggandeng Indofarma

Nutricia International BV batal mengikuti tender penjualan saham pemerintah di PT Indofarma Tbk. Nutricia adalah produsen makanan kesehatan asal Belanda yang semula berniat ikut tender yang dijadwalkan pada Juni ini. Namun, gara-gara pemerintah Indonesia tidak melepaskan kepemilikan mayoritasnya di Indofarma, mereka mengurungkan niatnya. ”Mereka menelepon saya dan membatalkan rencana ikut tender,” ujar Edy Pramono, Direktur Utama Indofarma.

Awal Maret lalu, Menteri Negara BUMN Laksamana Sukardi mengumumkan bahwa pemerintah hanya akan menjual maksimum 29,7 persen saham pemerintah dan akan tetap mempertahankan kepemilikan mayoritas 51 persen saham di perusahaan produsen obat generik terbesar di Indonesia ini. Waktu itu Nutricia menyetujui untuk membeli 29 persen saham Indofarma, dengan harapan akan memperoleh jaminan untuk menambah kepemilikan hingga 51 persen. Adapun 29 persen saham Indofarma itu ditaksir bernilai US$ 35 juta-40 juta.

Namun, penjualan saham mayoritas ini berakibat pada pengunduran Nutricia. Sedangkan sebuah perusahaan dari Australia yang tadinya tertarik, Washington Soul Pattinson Ltd., juga sudah menanyakan kebenaran berita tersebut. Edy sendiri yakin bahwa ada banyak investor lain yang tertarik. Setidaknya mereka telah menerima surat tanda berminat dari PT Tempo Scan Pacific Tbk. Dan, menurut Edy, sebenarnya pada 17-18 April nanti baru ada rapat di Kantor Menteri Negara BUMN tentang berapa jumlah saham Indofarma yang akan dijual.


 
buatan Radja|endro
Majalah Tempo
30/XXXVII/15 - 21 September 2008

 

Berita lainnya

Iqbal di Sel Polres Jakarta Pusat, Billy di Jakarta Barat - 18 Sep 2008 | 07:53 WIB
Wenger: Arsenal Kurang Insting Pembunuh - 18 Sep 2008 | 07:46 WIB
Bate Tak Kuasa Hadapi Madrid - 18 Sep 2008 | 07:46 WIB
Ditinggalkan Dua Bintang, Tim Amerika Masih Berpeluang - 18 Sep 2008 | 07:34 WIB
Hasil dan Klasemen Liga Champion   - 18 Sep 2008 | 07:33 WIB
Polisi Tilang Puluhan Pembalap Liar - 18 Sep 2008 | 07:31 WIB
Pemerintah Amerika Keluarkan Surat Utang untuk Bank Sentral - 18 Sep 2008 | 07:26 WIB
BI Mataram Siapkan Rp500 Miliar Uang Pecahan - 18 Sep 2008 | 07:17 WIB
Diduga Korupsi, Pejabat Departemen Pendidikan Ditahan - 18 Sep 2008 | 07:13 WIB
Muenchen Cemerlang - 18 Sep 2008 | 07:07 WIB
>

index berita

buatan danendro | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Nasional | Ekonomi & Bisnis | Nusa | Jakarta | Indikator | Opinet
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data