Search  
 
| Advance search | Registration | Help | About us
 
 
Edisi. 50/XXX/11 - 17 Februari 2002
   
Peristiwa

Komisi Penyelidik Ditolak

PEMBENTUKAN Komisi Penyelidik Nasional untuk membongkar kematian Theys Hiyo Eluay bisa sia-sia. Sejumlah tokoh agama di Papua dan anggota Presidium Dewan Papua menolaknya. Mereka menilai komisi ini tidak akan bekerja independen karena di dalamnya ada unsur TNI. ”Saya kira pembentukan komisi hanya untuk membuka ruang bagi penyelesaian politik,” ujar Thaha Al Hamid, Sekjen Presidium Dewan Papua.

Di mata Thaha, pembentukan komisi penyelidik itu, yang disahkan oleh Presiden Megawati 5 Februari lalu, merupakan bukti ketidakpercayaan Presiden terhadap polisi. Soalnya, ia yakin sekali kepolisian menyampaikan hasil pengusutannya—yang mengindikasikan adanya keterlibatan aparat Kopassus—kepada Megawati.

Sejauh ini, Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan, Susilo Bambang Yudhoyono, menjamin tak akan ada rekayasa dalam pengusutan kematian Theys. Ia meminta agar masyarakat tidak berburuk sangka terhadap komisi yang dipimpin oleh Koesparmono Irsan, bekas Deputi Kapolri ini.

Dalam menjalankan tugasnya, Koesparmono akan dibantu 11 anggota, yang terdiri dari lima aparat pemerintah, empat tokoh masyarakat Papua, satu anggota Komnas HAM, dan satu lagi ahli forensik.

Leanika Tanjung, Agung Rulianto, Tempo News Room


 
buatan Radja|endro
Majalah Tempo
30/XXXVII/15 - 21 September 2008

 

Berita lainnya

Iqbal di Sel Polres Jakarta Pusat, Billy di Jakarta Barat - 18 Sep 2008 | 07:53 WIB
Wenger: Arsenal Kurang Insting Pembunuh - 18 Sep 2008 | 07:46 WIB
Bate Tak Kuasa Hadapi Madrid - 18 Sep 2008 | 07:46 WIB
Ditinggalkan Dua Bintang, Tim Amerika Masih Berpeluang - 18 Sep 2008 | 07:34 WIB
Hasil dan Klasemen Liga Champion   - 18 Sep 2008 | 07:33 WIB
Polisi Tilang Puluhan Pembalap Liar - 18 Sep 2008 | 07:31 WIB
Pemerintah Amerika Keluarkan Surat Utang untuk Bank Sentral - 18 Sep 2008 | 07:26 WIB
BI Mataram Siapkan Rp500 Miliar Uang Pecahan - 18 Sep 2008 | 07:17 WIB
Diduga Korupsi, Pejabat Departemen Pendidikan Ditahan - 18 Sep 2008 | 07:13 WIB
Muenchen Cemerlang - 18 Sep 2008 | 07:07 WIB
>

index berita

buatan danendro | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Nasional | Ekonomi & Bisnis | Nusa | Jakarta | Indikator | Opinet
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data