Search  
 
| Advance search | Registration | Help | About us
 
 
Edisi. 50/XXX/11 - 17 Februari 2002
   
Ekonomi dan Bisnis

Indofood 'Buyback' Saham. Buat Apa?

Utang US$ 348 juta yang mesti ditanggung PT Indofood Sukses Makmur Tbk., rupanya tak sampai meng-goyahkan raksasa mi instan ini. Seiring dengan itu, hingga 31 Januari 2002 lalu Indofood telah membeli kembali (buyback) 189.958 lembar sahamnya senilai Rp 125,25 miliar. Menurut Eva Riyanti Hutapea, Direktur Utama Indofood, jumlah saham yang dibeli kembali tersebut baru sekitar 21 persen dari jumlah yang ditetapkan oleh para pemegang saham.

Rencana Indofood untuk buyback diputuskan dalam rapat umum luar biasa pemegang saham, 16 Mei 2001. Saat itu para pemegang saham bersepakat agar perusahaan membeli kembali maksimal 915.600 juta lembar saham Indofood. Waktu itu nilai maksimal pembelian mencapai sekitar Rp 920 miliar. Adapun jangka waktu pembelian kembali ditetapkan selama 18 bulan. Jadi, hingga akhir November 2002 nanti, Indofood masih akan melakukan buyback.

Selain itu, Indofood juga akan menerbitkan surat utang senilai US$ 215 juta dan Rp 600 miliar untuk refinancing utang yang bakal jatuh tempo Juni nanti. Bisa diduga, untuk membeli kembali sahamnya, Indofood akan menggunakan sebagian dana yang diperoleh dari penjualan surat utang itu. Kemudian, pasti akan ada rekayasa bisnis yang lebih spektakuler, karena buyback saham sebenarnya tidak harus diprioritaskan oleh perusahaan yang sudah go public.


 
buatan Radja|endro
Majalah Tempo
30/XXXVII/15 - 21 September 2008

 

Berita lainnya

Iqbal di Sel Polres Jakarta Pusat, Billy di Jakarta Barat - 18 Sep 2008 | 07:53 WIB
Wenger: Arsenal Kurang Insting Pembunuh - 18 Sep 2008 | 07:46 WIB
Bate Tak Kuasa Hadapi Madrid - 18 Sep 2008 | 07:46 WIB
Ditinggalkan Dua Bintang, Tim Amerika Masih Berpeluang - 18 Sep 2008 | 07:34 WIB
Hasil dan Klasemen Liga Champion   - 18 Sep 2008 | 07:33 WIB
Polisi Tilang Puluhan Pembalap Liar - 18 Sep 2008 | 07:31 WIB
Pemerintah Amerika Keluarkan Surat Utang untuk Bank Sentral - 18 Sep 2008 | 07:26 WIB
BI Mataram Siapkan Rp500 Miliar Uang Pecahan - 18 Sep 2008 | 07:17 WIB
Diduga Korupsi, Pejabat Departemen Pendidikan Ditahan - 18 Sep 2008 | 07:13 WIB
Muenchen Cemerlang - 18 Sep 2008 | 07:07 WIB
>

index berita

buatan danendro | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Nasional | Ekonomi & Bisnis | Nusa | Jakarta | Indikator | Opinet
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data