Mahasiswa Indonesia Ditangkap di Yaman |
Aksi global Amerika Serikat memerangi terorisme makin membawa dampak global. Kali ini sekitar 40 mahasiswa Indonesia yang sedang belajar di Yaman—sebagian besar belajar agama—ditangkap pihak berwenang negara itu. Kata Menteri Luar Negeri Hasan Wirajuda, penangkapan itu dilakukan polisi Yaman di ibu kota Yaman, Sanaa, dan kota lainnya karena berkaitan dengan antiterorisme. "Diduga mereka belajar di lembaga yang beraliran keras dan militan," kata Menteri Hasan kepada Koran Tempo.
Departemen Luar Negeri juga menyatakan, sebagian dari para pelajar itu mengantongi paspor Indonesia tetapi tidak mendapat izin belajar di negara itu sehingga dianggap pelajar ilegal. Jumat pekan lalu, Menteri Hasan Wirajuda sudah memanggil Duta Besar Yaman di Jakarta, Abdul Wahid N. Fara, untuk meminta penjelasan. Kedutaan Besar RI di Sanaa dikabarkan sudah mengunjungi beberapa pelajar dalam tahanan dan memastikan tuduhan apa yang dikenakan kepada mereka. Sampai pekan ini, ke-40 orang itu sudah di-tahan 1-2 minggu.
I G.G. Maha Adi dan Arif A. Kuswardono
|