Search  
 
| Advance search | Registration | Help | About us
 
 
Edisi. 49/XXX/04 - 10 Februari 2002
   
Ekonomi dan Bisnis

Harga Elpiji Naik

Masyarakat boleh sedikit bernapas lega karena harga bahan bakar minyak (BBM) tidak naik Maret ini. Tetapi April nanti, pengeluaran rumah tangga akan tetap membengkak karena harga elpiji bakal naik 20 persen.

Manajer Umum Bidang Pemasaran dan Niaga Unit LPG dan Produk Khusus Direktorat Hilir Pertamina, Wiharto, mengatakan bahwa harga elpiji yang dijual ke masyarakat saat ini hanya Rp 2.100 per kilogram, sedangkan biaya produksi Pertamina mencapai Rp 3.200 per kilogram. Selama ini Pertamina menanggung kerugian tersebut. Misalnya selama 2001 lalu Pertamina harus merogoh duit sekitar Rp 600 juta untuk menyubsidi sekitar sejuta pelanggan elpiji.

Jadi, seperti BBM, harga gas elpiji juga harus terus naik secara bertahap. Pada tahap awal, kenaikan elpiji sekitar 20 persen. Diikuti tahap kenaikan berikutnya, pada tahun 2003 harga elpiji yang dijual di Indonesia sama dengan yang dijual di pasar internasional.

Sementara itu, harga BBM untuk masyarakat, yakni premium dan minyak tanah, justru tidak naik sesuai dengan jadwal yang sudah dibuat. Menurut Dirjen Migas, Rachmat Sudibyo, keputusan itu mengikuti perkembangan harga minyak mentah yang tercatat pada Mid Oil Platts Singapore (MOPS), yang cenderung stabil, yakni pada kisaran US$ 19 per barel. Sedangkan harga BBM untuk industri diperkirakan akan naik 3-4 persen.


 
buatan Radja|endro
Majalah Tempo
30/XXXVII/15 - 21 September 2008

 

Berita lainnya

Iqbal di Sel Polres Jakarta Pusat, Billy di Jakarta Barat - 18 Sep 2008 | 07:53 WIB
Wenger: Arsenal Kurang Insting Pembunuh - 18 Sep 2008 | 07:46 WIB
Bate Tak Kuasa Hadapi Madrid - 18 Sep 2008 | 07:46 WIB
Ditinggalkan Dua Bintang, Tim Amerika Masih Berpeluang - 18 Sep 2008 | 07:34 WIB
Hasil dan Klasemen Liga Champion   - 18 Sep 2008 | 07:33 WIB
Polisi Tilang Puluhan Pembalap Liar - 18 Sep 2008 | 07:31 WIB
Pemerintah Amerika Keluarkan Surat Utang untuk Bank Sentral - 18 Sep 2008 | 07:26 WIB
BI Mataram Siapkan Rp500 Miliar Uang Pecahan - 18 Sep 2008 | 07:17 WIB
Diduga Korupsi, Pejabat Departemen Pendidikan Ditahan - 18 Sep 2008 | 07:13 WIB
Muenchen Cemerlang - 18 Sep 2008 | 07:07 WIB
>

index berita

buatan danendro | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Nasional | Ekonomi & Bisnis | Nusa | Jakarta | Indikator | Opinet
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data