|
Profesor, Doktor, Master…
Gelar-gelar kecendekiawanan telah menjadi komoditi. Sediakan beberapa belas juta rupiah, maka Anda berhak menyandangnya tanpa harus membuat riset dan disertasi: master, doktor, bahkan profesor. Tapi jangan tanya kualitas. Ini memang gelar asal-asalan. Anehnya, banyak orang yang berminat, dari warga biasa hingga pejabat dan pengusaha. Feodalisme gaya baru bertemu dengan rasa minder orang berduit?
|
|
Balada Doktor Kaki Lima
Dari balik lorong pasar, dari loteng warung Padang, ratusan doktor dicetak. Mereka tak wajib kuliah, tak harus ikut ujian, tidak pula menulis tesis. Yang harus dilakukan hanyalah membayar.
|