Search  
 
| Advance search | Registration | Help | About us
 
 
Edisi. 48/XXX/28 Januari - 03 Februari 2002
   
Peristiwa

Tim Penilai ala Laksamana

INILAH cara baru proses pemilihan direksi PT Kereta Api Indonesia (KAI). Untuk menyeleksi para calonnya, Menteri Negara BUMN Laksamana Sukardi membentuk sebuah tim bernama "Tim Penilai Kemampuan dan Kepatutan". Selain dari pejabat Departemen Perhubungan dan Kementerian Negara BUMN, tim ini juga melibatkan kalangan Masyarakat Transportasi Indonesia dan LSM. Figur yang menjadi anggotanya antara lain Bambang Widjojanto, yang mewakili Indonesian Corruption Watch (ICW), dan Uni Lubis, mantan Pemimpin Redaksi Panji Masyarakat.

Tugas mereka adalah menyaring 24 calon yang disodorkan oleh pemerintah, sehingga di-dapat 12 nama yang dianggap layak. Nama pilihan tim penilai ini lalu dikembalikan ke pemerintah.

Hanya, proses seleksinya ternyata tak berjalan mulus. Setelah mendapat daftar 24 nama calon, Bambang Widjojanto menggeleng-gelengkan kepala. Ia tidak mengenal satu pun dari para calon itu. Kebanyakan mereka berasal dari PT KAI sendiri. Karena itulah, Bambang dan juga Uni Lubis mengusulkan agar ke-24 nama itu diumumkan dulu ke masyarakat. Tujuannya, agar publik bisa ikut menilai kemampuan dan kredibilitas mereka. Bahkan, menurut Bambang, Kamis pekan lalu, "Mereka juga harus membeberkan daftar kekayaannya."

I G.G. Maha Adi, Arif Kuswardono, Endah W.S.


 
buatan Radja|endro
Majalah Tempo
30/XXXVII/15 - 21 September 2008

 

Berita lainnya

Iqbal di Sel Polres Jakarta Pusat, Billy di Jakarta Barat - 18 Sep 2008 | 07:53 WIB
Wenger: Arsenal Kurang Insting Pembunuh - 18 Sep 2008 | 07:46 WIB
Bate Tak Kuasa Hadapi Madrid - 18 Sep 2008 | 07:46 WIB
Ditinggalkan Dua Bintang, Tim Amerika Masih Berpeluang - 18 Sep 2008 | 07:34 WIB
Hasil dan Klasemen Liga Champion   - 18 Sep 2008 | 07:33 WIB
Polisi Tilang Puluhan Pembalap Liar - 18 Sep 2008 | 07:31 WIB
Pemerintah Amerika Keluarkan Surat Utang untuk Bank Sentral - 18 Sep 2008 | 07:26 WIB
BI Mataram Siapkan Rp500 Miliar Uang Pecahan - 18 Sep 2008 | 07:17 WIB
Diduga Korupsi, Pejabat Departemen Pendidikan Ditahan - 18 Sep 2008 | 07:13 WIB
Muenchen Cemerlang - 18 Sep 2008 | 07:07 WIB
>

index berita

buatan danendro | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Nasional | Ekonomi & Bisnis | Nusa | Jakarta | Indikator | Opinet
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data