Search  
 
| Advance search | Registration | Help | About us
 
 
Edisi. 47/XXX/21 - 27 Januari 2002
   
Daftar berita Laporan Khusus
Konglomerat Tak Pernah Kalah
Pemerintah gagal mengambil keputusan final tentang penyelesaian utang konglomerat. Konglomerat tetap di atas angin. Pemerintah masih berbaik hati, walau selama ini mereka terbukti tak beritikad baik untuk membereskan utangnya.  
Penyelesaian Utang di Luar Pengadilan
 
Beginilah Kelakuan Para Pengutang
 
Mereka Tetap Kaya dan Jauh dari Penjara
Kendati utangnya berkeliling pinggang, para taipan masih saja hidup enak bergelimang kekayaan. Yang menetap di luar negeri pun masih menangguk keuntungan dari perusahaannya yang beroperasi di Indonesia dan telah dijaminkan ke BPPN. Dan Kwik benar, mereka memang tak mau bayar utang.  
Simalakama Debitor Bandel
BPPN kewalahan menghadapi debitor bandel, lalu menawarkan perpanjangan utang. Jalur hukum dianggap kurang menjanjikan, karena yang terjaring hanya Bob Hasan.  

 
buatan Radja|endro
Majalah Tempo
30/XXXVII/15 - 21 September 2008

 

Berita lainnya

Iqbal di Sel Polres Jakarta Pusat, Billy di Jakarta Barat - 18 Sep 2008 | 07:53 WIB
Wenger: Arsenal Kurang Insting Pembunuh - 18 Sep 2008 | 07:46 WIB
Bate Tak Kuasa Hadapi Madrid - 18 Sep 2008 | 07:46 WIB
Ditinggalkan Dua Bintang, Tim Amerika Masih Berpeluang - 18 Sep 2008 | 07:34 WIB
Hasil dan Klasemen Liga Champion   - 18 Sep 2008 | 07:33 WIB
Polisi Tilang Puluhan Pembalap Liar - 18 Sep 2008 | 07:31 WIB
Pemerintah Amerika Keluarkan Surat Utang untuk Bank Sentral - 18 Sep 2008 | 07:26 WIB
BI Mataram Siapkan Rp500 Miliar Uang Pecahan - 18 Sep 2008 | 07:17 WIB
Diduga Korupsi, Pejabat Departemen Pendidikan Ditahan - 18 Sep 2008 | 07:13 WIB
Muenchen Cemerlang - 18 Sep 2008 | 07:07 WIB
>

index berita

buatan danendro | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Nasional | Ekonomi & Bisnis | Nusa | Jakarta | Indikator | Opinet
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data