|
Debat Kloning Peta Jakarta
beberapa waktu lalu, pembuat berkebangsaan Jerman ini menuduh bahwa petanya (edisi ke-11, 1997/1998) telah dijiplak mentah-mentah oleh Riadika Mastra, seorang kartografer, ahli pengindraan jarak jauh serta mantan Kepala Pusat Informasi Badan Koordinasi Survei dan Pemetaan Nasional (Bakosurtanal). Pangkal tudingan Gunther adalah peta Jakarta karya Riadika yang diterbitkan PT Gramedia pada awal Oktober 2001. Menengahi selisih ini, pihak Gramedia menarik semua peta dari toko-tokonya serta membakar sisa dari 4.800-an peta Jakarta yang telah diterbitkan. Riadika menolak semua tuduhan Gunther. "Tak ada jiplak-menjiplak dalam pembuatan peta saya," katanya. Bagaimana sejatinya duduk masalah kasus ini?
Ikuti argumentasi kedua belah pihak yang dikumpulkan oleh Tim Iqra TEMPO.
|