Search  
 
| Advance search | Registration | Help | About us
 
 
Edisi. 47/XXX/21 - 27 Januari 2002
   
Ekonomi dan Bisnis

Telkom Babak-Belur di Poso

Tidak ada yang diuntungkan dari konflik etnis yang berkepanjangan di Poso, Sulawesi Tengah, bahkan PT Telkom merugi sampai Rp 7 miliar. Nilai kerugian itu, menurut Kepala Kantor Daerah Telekomunikasi Palu, Mas'ud Rachman, dihitung atas kerusakan sejumlah sarana komunikasi dan kehilangan ribuan pelanggan. Rinciannya, sebelum terjadi konflik bernuansa SARA itu, pelanggan Telkom di Kabupaten Poso mencapai lebih dari 3.000 orang. Ketika kerusuhan fase pertama terjadi tahun 1998 hingga medio tahun 2001, jumlah pelanggan telepon tinggal sekitar 1.500 orang. Sekitar bulan Oktober 2001, jumlah pelanggan di dalam Kota Poso yang aktif tinggal 400 pelanggan. "Namun selama tiga bulan terakhir pasca-sosialisasi deklarasi damai Malino, jumlahnya kembali meningkat hingga menjadi 1.500 pelanggan," tutur Mas'ud.

Mengenai jumlah kebutuhan dana untuk merehabilitasi perangkat dan jaringan telepon milik Telkom yang rusak akibat kerusuhan tersebut, ia tidak mau menyebutkan, kecuali memperkirakan bahwa biayanya bisa mencapai miliaran rupiah. "Yang jelas, untuk menormalkan semua sarana dan prasarana yang rusak itu, di-butuhkan dana cukup besar," katanya.


 
buatan Radja|endro
Majalah Tempo
30/XXXVII/15 - 21 September 2008

 

Berita lainnya

Iqbal di Sel Polres Jakarta Pusat, Billy di Jakarta Barat - 18 Sep 2008 | 07:53 WIB
Wenger: Arsenal Kurang Insting Pembunuh - 18 Sep 2008 | 07:46 WIB
Bate Tak Kuasa Hadapi Madrid - 18 Sep 2008 | 07:46 WIB
Ditinggalkan Dua Bintang, Tim Amerika Masih Berpeluang - 18 Sep 2008 | 07:34 WIB
Hasil dan Klasemen Liga Champion   - 18 Sep 2008 | 07:33 WIB
Polisi Tilang Puluhan Pembalap Liar - 18 Sep 2008 | 07:31 WIB
Pemerintah Amerika Keluarkan Surat Utang untuk Bank Sentral - 18 Sep 2008 | 07:26 WIB
BI Mataram Siapkan Rp500 Miliar Uang Pecahan - 18 Sep 2008 | 07:17 WIB
Diduga Korupsi, Pejabat Departemen Pendidikan Ditahan - 18 Sep 2008 | 07:13 WIB
Muenchen Cemerlang - 18 Sep 2008 | 07:07 WIB
>

index berita

buatan danendro | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Nasional | Ekonomi & Bisnis | Nusa | Jakarta | Indikator | Opinet
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data