Search  
 
| Advance search | Registration | Help | About us
 
 
Edisi. 46/XXX/14 - 20 Januari 2002
   
Surat

Iklan Kenaikan BBM Menyesatkan

ADA yang menyesatkan dalam iklan layanan masyarakat produksi Pertamina yang ditayangkan televisi tentang kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) yang diperankan oleh Nunung dan Bolot—keduanya pelawak.

Yang pertama adalah saat Bolot menyatakan harga air kemasan lebih mahal ketimbang BBM. Air kemasan dan BBM adalah dua hal yang berbeda. Air kemasan memang berasal dari sebuah industri yang bebas menentukan harga. Aqua, misalnya, bisa menghargai satu kemasan gelasnya Rp 1.500, sementara harga satu botol Evian sekitar Rp 10.000. Kalau BBM? BBM adalah sebuah hasil produksi yang menyangkut hajat hidup orang banyak (UUD 1945 Pasal 33). Masyarakat Indonesia bisa saja tidak membeli air kemasan, tapi harus tetap membeli BBM.

Yang kedua adalah saat perempuan—yang merepresentasikan TKI—mengatakan, ”Di Singapura, tempat saya bekerja, harga solar lebih mahal. Rp 3.000, lo.” Ya, tentu saja. Itu adalah hal yang wajar karena Singapura bukan negara penghasil minyak. Sedangkan Indonesia adalah salah satu negara penghasil minyak terbesar di dunia. Sudah seharusnya dan sangat wajar bila harga solar di Indonesia jauh lebih murah.

Saya tahu, Pertamina harus menjaga citranya sebagai perusahaan negara yang memikirkan dengan sungguh-sungguh alasan kenaikan harga. Tapi tolong jangan membuat iklan ”apologi” yang memberikan logika kacau kepada masyarakat.

SHITA LAKSMI
Jalan Dwijaya Raya 4, RT 01/015, Gandaria
Kebayoran, Jakarta Selatan


 
buatan Radja|endro
Majalah Tempo
30/XXXVII/15 - 21 September 2008

 

Berita lainnya

Iqbal di Sel Polres Jakarta Pusat, Billy di Jakarta Barat - 18 Sep 2008 | 07:53 WIB
Wenger: Arsenal Kurang Insting Pembunuh - 18 Sep 2008 | 07:46 WIB
Bate Tak Kuasa Hadapi Madrid - 18 Sep 2008 | 07:46 WIB
Ditinggalkan Dua Bintang, Tim Amerika Masih Berpeluang - 18 Sep 2008 | 07:34 WIB
Hasil dan Klasemen Liga Champion   - 18 Sep 2008 | 07:33 WIB
Polisi Tilang Puluhan Pembalap Liar - 18 Sep 2008 | 07:31 WIB
Pemerintah Amerika Keluarkan Surat Utang untuk Bank Sentral - 18 Sep 2008 | 07:26 WIB
BI Mataram Siapkan Rp500 Miliar Uang Pecahan - 18 Sep 2008 | 07:17 WIB
Diduga Korupsi, Pejabat Departemen Pendidikan Ditahan - 18 Sep 2008 | 07:13 WIB
Muenchen Cemerlang - 18 Sep 2008 | 07:07 WIB
>

index berita

buatan danendro | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Nasional | Ekonomi & Bisnis | Nusa | Jakarta | Indikator | Opinet
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data