Banjir Bandang di Palembang |
PROBLEM rutin tahunan itu muncul dengan ganas. Sejak akhir Desember lalu, rentetan banjir mulai menggenangi sejumlah wilayah di Indonesia. Penyebabnya hampir serupa: sungai tak bisa lagi menampung luapan air hujan karena hutan di bagian hulu sudah gundul dibabati. Itu juga yang terjadi di Talangsekuat, Desa Kerinjing, Kota Pagaralam, sekitar 400 kilometer dari Palembang. Tercatat 21 orang korban, 18 dipastikan tewas dan 3 belum ditemukan sampai Jumat sore pekan lalu.
Sebelum ini, Medan, Jambi, dan Bengkulu sudah merasakan musibah serupa. Bahaya ini masih cukup besar mengingat curah hujan cukup tinggi, termasuk di Jakarta. Untuk itu, Pemda Jakarta Pusat telah mengantisipasinya dengan menyiapkan ribuan karung pasir. Setiap kecamatan (ada delapan kecamatan) dijatah 500 karung. Di tingkat wali kota madya, disediakan 1.500 karung pasir. Informasi antisipasi banjir dilakukan dengan menyiapkan tujuh petugas piket banjir di tingkat kota madya dan tiga di kecamatan.
Leanika Tanjung, Tempo News Room
|