Search  
 
| Advance search | Registration | Help | About us
 
 
Edisi. 46/XXX/14 - 20 Januari 2002
   
Peristiwa

Zainuddin M.Z. Jalan Terus

TEKAD Zainuddin M.Z. bulat sudah. Sebagai konsekuensi dari kegiatannya bersama fungsionaris Partai Persatuan Pembangunan lainnya untuk mendeklarasikan partai baru, PPP Reformasi, dai ini mengundurkan diri dari anggota Majelis Syuro PPP.

Sementara itu, Ketua Umum PPP, Hamzah Haz, mencoba menyelesaikan polemik yang menyebabkan pecahnya partai berlambang Ka'bah itu: ia tidak bersedia dicalonkan kembali menjadi ketua umum partai. "Apakah itu dalam Muktamar 2002, 2003, atau 2004, saya tidak akan bersedia lagi," ujarnya usai mengikuti Silaturahmi Nasional Angkatan Muda Ka'bah (AMK), Sabtu di Jakarta.

Akar perpecahan di tubuh partai bermula dari hasil Mukernas II, yang merekomendasikan dimundurkannya muktamar PPP dari semula tahun 2003 menjadi 2004. Para deklarator PPP Reformasi mencurigai pemunduran jadwal itu karena Hamzah ingin mempertahankan status quo sebagai ketua umum. Dalam pidatonya pada hari lahir PPP 5 Januari lalu, Hamzah makin menekankan muktamar tetap dilakukan tahun 2004.

Hamzah tampaknya menginginkan kisruh ini tak berkepanjangan. Melalui Ketua DPW PPP Yogyakarta, Fauzi A.R., kabarnya ia menawarkan rapat pimpinan nasional. Namun, di lain pihak, sejumlah ulama dan cendekiawan meminta agar Hamzah bersikap tegas dengan mengeluarkan para "pembelot" dari partai. Sementara itu, sejumlah pengurus Jakarta meminta agar Hamzah dan Zainuddin bersatu kembali.

Permintaan itu tak ditanggapi kubu Zainuddin. Zainal Maaris, juru bicara Zainuddin yang juga mantan Wakil Ketua DPW PPP Jawa Tengah, menegaskan soal pedamaian (islah) sebenarnya sudah mereka gadang-gadang sejak Oktober 2001, tapi tak ditanggapi pihak Hamzah Haz. Mereka malah dicemooh dengan menyebutkan tak ada istilah islah.

Leanika Tanjung, Tempo News Room


 
buatan Radja|endro
Majalah Tempo
30/XXXVII/15 - 21 September 2008

 

Berita lainnya

Iqbal di Sel Polres Jakarta Pusat, Billy di Jakarta Barat - 18 Sep 2008 | 07:53 WIB
Wenger: Arsenal Kurang Insting Pembunuh - 18 Sep 2008 | 07:46 WIB
Bate Tak Kuasa Hadapi Madrid - 18 Sep 2008 | 07:46 WIB
Ditinggalkan Dua Bintang, Tim Amerika Masih Berpeluang - 18 Sep 2008 | 07:34 WIB
Hasil dan Klasemen Liga Champion   - 18 Sep 2008 | 07:33 WIB
Polisi Tilang Puluhan Pembalap Liar - 18 Sep 2008 | 07:31 WIB
Pemerintah Amerika Keluarkan Surat Utang untuk Bank Sentral - 18 Sep 2008 | 07:26 WIB
BI Mataram Siapkan Rp500 Miliar Uang Pecahan - 18 Sep 2008 | 07:17 WIB
Diduga Korupsi, Pejabat Departemen Pendidikan Ditahan - 18 Sep 2008 | 07:13 WIB
Muenchen Cemerlang - 18 Sep 2008 | 07:07 WIB
>

index berita

buatan danendro | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Nasional | Ekonomi & Bisnis | Nusa | Jakarta | Indikator | Opinet
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data