Search  
 
| Advance search | Registration | Help | About us
 
 
Edisi. 12/XXIIIIIIII/24 - 30 Mei 1999
   
Surat

Konsistensi TEMPO



LAPORAN Utama TEMPO edisi 17-23 Mei 1999, berjudul Eh, Dia Lagi, sedikitnya memunculkan tiga hal. Pertama, TEMPO konsisten anti-Habibie. Kedua, melaporkan bahwa memilih Habibie berarti Golkar memilih calon tunggal seperti pada masa Orde Baru. Dan ketiga, memilih Habibie berarti Golkar memilih pejabat yang tengah memegang kekuasaan, juga seperti masa Orde Baru.

Walaupun saya bukan (lagi) orang Golkar, rasanya pandangan TEMPO ini harus dikomentari. Untuk alasan pertama, saya tak punya argumen. Itu policy TEMPO, yang ingin "obyektif" dengan gaya TEMPO. Tapi, untuk dua alasan terakhir, saya melihat TEMPO berpikir sempit. Berkaca pada negara superdemokrat, Amerika Serikat, bukankah Partai Republik atau Partai Demokrat di sana selalu mengajukan calon tunggal dalam pemilihan presiden mereka?

Memilih bukan ketua partai dan memilih presiden yang menjabat adalah tradisi berikutnya di negara kiblat demokrasi para pakar kita itu. Ini terjadi ketika Truman menjabat presiden pada 1948, atau Eisenhower pada 1956. Hal serupa berlaku pada Johson, Nixon, Jimmy Carter, Reagan, Bush, dan Clinton. Bukankah mereka diusulkan kembali ketika mereka menjadi presiden, walau tak selalu berhasil? Tolonglah agar TEMPO obyektif.

USEP FATHUDIN

Pancoran Barat IVA No. 16

Jakarta 12780


 
buatan Radja|endro
Majalah Tempo
30/XXXVII/15 - 21 September 2008

 

Berita lainnya

Iqbal di Sel Polres Jakarta Pusat, Billy di Jakarta Barat - 18 Sep 2008 | 07:53 WIB
Wenger: Arsenal Kurang Insting Pembunuh - 18 Sep 2008 | 07:46 WIB
Bate Tak Kuasa Hadapi Madrid - 18 Sep 2008 | 07:46 WIB
Ditinggalkan Dua Bintang, Tim Amerika Masih Berpeluang - 18 Sep 2008 | 07:34 WIB
Hasil dan Klasemen Liga Champion   - 18 Sep 2008 | 07:33 WIB
Polisi Tilang Puluhan Pembalap Liar - 18 Sep 2008 | 07:31 WIB
Pemerintah Amerika Keluarkan Surat Utang untuk Bank Sentral - 18 Sep 2008 | 07:26 WIB
BI Mataram Siapkan Rp500 Miliar Uang Pecahan - 18 Sep 2008 | 07:17 WIB
Diduga Korupsi, Pejabat Departemen Pendidikan Ditahan - 18 Sep 2008 | 07:13 WIB
Muenchen Cemerlang - 18 Sep 2008 | 07:07 WIB
>

index berita

buatan danendro | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Nasional | Ekonomi & Bisnis | Nusa | Jakarta | Indikator | Opinet
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data