Search  
 
| Advance search | Registration | Help | About us
 
 
Edisi. 12/XXIIIIIIII/24 - 30 Mei 1999
   
Surat

Peristiwa 2 Mei di Aceh (2)



ACEH tak pernah kering dari ceceran darah. Saya menyaksikan ratusan orang, bahkan bisa jadi ribuan, wanita dan anak-anak lari tunggang langgang menyelamatkan diri dari berondongan senjata tentara, melalui televisi, pada 2 Mei 1999. Dalam laporan itu dinyatakan 23 orang tewas, sementara versi aparat keamanan menyebutkan ada 18 korban jiwa.

Begitukah TNI memperlakukan rakyatnya sendiri: menggebuki, bahkan menembaki, warga sipil yang selama ini menyubsidi gaji dan senjata-senjata yang mereka beli? Menghadapi warga sipil dengan berondongan peluru bukanlah solusi terbaik. Bahkan, kasus-kasus semacam ini akan mempertebal dendam dan antipati mereka terhadap TNI dan pemerintah pusat.

Melalui surat ini pula, saya meminta Menhankan/Panglima TNI memberhentikan Kolonel Jhonni Wahab sebagai Danrem 011 Lilawangsa karena kasus-kasus kekerasan aparat di Aceh belakangan ini membuktikan, Jhonni Wahab tak mampu memberikan rasa aman kepada rakyat Aceh. Kalau tidak, Pak Wiranto sendirilah yang harus mengundurkan diri.

ARIS EFENDI

Mahasiswa PMIPA-Kimia

Universitas Palangkaraya


 
buatan Radja|endro
Majalah Tempo
30/XXXVII/15 - 21 September 2008

 

Berita lainnya

Iqbal di Sel Polres Jakarta Pusat, Billy di Jakarta Barat - 18 Sep 2008 | 07:53 WIB
Wenger: Arsenal Kurang Insting Pembunuh - 18 Sep 2008 | 07:46 WIB
Bate Tak Kuasa Hadapi Madrid - 18 Sep 2008 | 07:46 WIB
Ditinggalkan Dua Bintang, Tim Amerika Masih Berpeluang - 18 Sep 2008 | 07:34 WIB
Hasil dan Klasemen Liga Champion   - 18 Sep 2008 | 07:33 WIB
Polisi Tilang Puluhan Pembalap Liar - 18 Sep 2008 | 07:31 WIB
Pemerintah Amerika Keluarkan Surat Utang untuk Bank Sentral - 18 Sep 2008 | 07:26 WIB
BI Mataram Siapkan Rp500 Miliar Uang Pecahan - 18 Sep 2008 | 07:17 WIB
Diduga Korupsi, Pejabat Departemen Pendidikan Ditahan - 18 Sep 2008 | 07:13 WIB
Muenchen Cemerlang - 18 Sep 2008 | 07:07 WIB
>

index berita

buatan danendro | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Nasional | Ekonomi & Bisnis | Nusa | Jakarta | Indikator | Opinet
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data