TERNYATA kekerasan demi kekerasan seakan tidak pernah sirna di bumi "Serambi Mekah," Aceh. Panglima TNI Wiranto sepertinya tidak belajar dari kasus-kasus selama ini.
Kalau rakyat Aceh menuntut ingin merdeka, itu akibat dari kebijakan yang tidak pernah jelas, sehingga kasus-kasus di Aceh seperti dibiarkan, dengan hanya "minta maaf." Sebagai sesama saudara, saya merasa sakit melihat kejadian 3 Mei 1999 lalu. Begitu murahnya harga nyawa di bumi beradab ini.
YA?LU
Mulya 5/2, Mulyasari, Losari
Cirebon 45192