Search  
 
| Advance search | Registration | Help | About us
 
 
Edisi. 03/XXIIIIIIII/23 - 29 Maret 1999
   
Surat

PHK di Bank Bima


SAYA, karyawan Bank Bintang Manunggal (Bank Bima), diminta oleh direksi untuk segera mengundurkan diri paling lambat 15 Desember 1998. Namun, permintaan itu saya tolak dengan alasan bahwa saya tidak pernah merasa bersalah terhadap perusahaan dan Departemen Tenaga Kerja (Depnaker) tidak setuju dengan kebijakan itu. Bahkan Depnaker menganjurkan agar perusahaan memperkerjakan saya kembali, tapi manajemen perusahaan menolak. Depnaker kemudian meneruskan persoalan ini ke Panitia Penyelesaian Perselisihan Perburuhan Daerah DKI Jakarta (Panitia Daerah).

Anehnya, panitia daerah memberikan izin PHK meskipun tanpa menunjukkan bukti-bukti konkret dan mengabaikan anjuran Depnaker. Kini, saya sedang mengajukan banding ke panitia pusat.

Sebetulnya saya ingin persoalan PHK ini diselesaikan secara internal, mencari solusi yang saling menguntungkan, win win solution, tapi itu ditolak oleh direktur utama. Saya berusaha tidak berprasangka bahwa PHK terhadap diri saya bukan didasarkan atas like or dislike dan diskriminasi, walaupun ada kesan seperti itu.

Semoga PHK ini juga bukan karena "habis manis sepah dibuang". Saya berharap surat ini menjadi perhatian Bank Indonesia, para pekerja bank, dan para pihak yang terlibat dalam perlindungan tenaga kerja, untuk tidak membiarkan krisis moneter digunakan sebagai alasan pemilik bank berlaku sewenang-wenang.

Saya mengucapkan terima kasih kepada ASPEK Indonesia yang banyak membantu persoalan ini serta rekan-rekan di Bank Bima. Saya akan berjuang terus untuk mendapatkan keadilan.

JUNICE SIMBOLON

Perumahan Eramas 2000 Blok B-9/16

Jalan Sentra Primer Baru Timur

Jakarta Timur 13950


 
buatan Radja|endro
Majalah Tempo
30/XXXVII/15 - 21 September 2008

 

Berita lainnya

Iqbal di Sel Polres Jakarta Pusat, Billy di Jakarta Barat - 18 Sep 2008 | 07:53 WIB
Wenger: Arsenal Kurang Insting Pembunuh - 18 Sep 2008 | 07:46 WIB
Bate Tak Kuasa Hadapi Madrid - 18 Sep 2008 | 07:46 WIB
Ditinggalkan Dua Bintang, Tim Amerika Masih Berpeluang - 18 Sep 2008 | 07:34 WIB
Hasil dan Klasemen Liga Champion   - 18 Sep 2008 | 07:33 WIB
Polisi Tilang Puluhan Pembalap Liar - 18 Sep 2008 | 07:31 WIB
Pemerintah Amerika Keluarkan Surat Utang untuk Bank Sentral - 18 Sep 2008 | 07:26 WIB
BI Mataram Siapkan Rp500 Miliar Uang Pecahan - 18 Sep 2008 | 07:17 WIB
Diduga Korupsi, Pejabat Departemen Pendidikan Ditahan - 18 Sep 2008 | 07:13 WIB
Muenchen Cemerlang - 18 Sep 2008 | 07:07 WIB
>

index berita

buatan danendro | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Nasional | Ekonomi & Bisnis | Nusa | Jakarta | Indikator | Opinet
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data