Search  
 
| Advance search | Registration | Help | About us
 
 
Edisi. 03/XXIIIIIIII/23 - 29 Maret 1999
   
Surat

Berita Tanah Air di Rantau


SAYA mengikuti perkembangan di Tanah Air dari beberapa majalah--meskipun datangnya terlambat--serta media elektronik yang disiarkan oleh TV SBS di Sydney, Australia.

Berita-berita yang muncul sangat seru, sehingga saya kadang-kadang menitikkan air mata. Saya sering diledek oleh teman-teman dari negara-negara lain. Mengapa di Indonesia ada perang saudara?.

Tapi, saya bangga terhadap gerakan mahasiswa di Indonesia. Mereka sangat gigih memperjuangkan nasib orang banyak. Saya menepuk dada melihat perjuangan mereka yang gagah berani dan berisiko tinggi dengan mengkritik pemerintah melalui wakil-wakil kita di parlemen.

Sikap itu menunjukkan kemajuan masyarakat kita. Apalagi, kondisi pers kita kini kian bebas. Tetapi, saya mengingatkan, pergunakanlah kebebasan itu dengan cara berkata benar dan jujur, jangan asal bunyi.

E.S.

8/4 Garrong, Rd

Lakemba NSW. 2195

Sydney, Australia


 
buatan Radja|endro
Majalah Tempo
30/XXXVII/15 - 21 September 2008

 

Berita lainnya

Iqbal di Sel Polres Jakarta Pusat, Billy di Jakarta Barat - 18 Sep 2008 | 07:53 WIB
Wenger: Arsenal Kurang Insting Pembunuh - 18 Sep 2008 | 07:46 WIB
Bate Tak Kuasa Hadapi Madrid - 18 Sep 2008 | 07:46 WIB
Ditinggalkan Dua Bintang, Tim Amerika Masih Berpeluang - 18 Sep 2008 | 07:34 WIB
Hasil dan Klasemen Liga Champion   - 18 Sep 2008 | 07:33 WIB
Polisi Tilang Puluhan Pembalap Liar - 18 Sep 2008 | 07:31 WIB
Pemerintah Amerika Keluarkan Surat Utang untuk Bank Sentral - 18 Sep 2008 | 07:26 WIB
BI Mataram Siapkan Rp500 Miliar Uang Pecahan - 18 Sep 2008 | 07:17 WIB
Diduga Korupsi, Pejabat Departemen Pendidikan Ditahan - 18 Sep 2008 | 07:13 WIB
Muenchen Cemerlang - 18 Sep 2008 | 07:07 WIB
>

index berita

buatan danendro | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Nasional | Ekonomi & Bisnis | Nusa | Jakarta | Indikator | Opinet
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data