Search  
 
| Advance search | Registration | Help | About us
 
 
Edisi. 03/XXIIIIIIII/23 - 29 Maret 1999
   
Surat

Jurkam Golkar?


PEMILIHAN UMUM adalah jembatan awal pelimpahan rasa percaya rakyat kepada wakil-wakilnya di parlemen tanpa peduli nama-nama besar atau kecil dengan harapan agar suara mereka tersalurkan.

Namun, pemilu pada zaman Orde Baru adalah pesta rekaan Golkar yang tampak nyata dengan slogan "Mayoritas Tunggal"-nya. Pada zamannya, juru kampanye Golkar bahkan tidak segan-segan mengatakan "Seandainya di TPS tertentu Golkar menang 100 persen, Rp 500 ribu tunai diberikan, dan kami siap membantu mengaspal jalan".

Sekarang, dengan runtuhnya Orde Baru, semoga rakyat Indonesia punya keberanian menolak gaya juru kampanye Golkar seperti di atas. Mari kita siapkan hati kita untuk menerima apa pun putusan hasil pemilu mendatang dengan lapang dada, karena itu merupakan proses terbaik bagi kita semua.

AWAN SETYO WAHONO

201-Kopo Shiratori, 255-51 Kuinose

Wakayamashi 641-0001

Japan


 
buatan Radja|endro
Majalah Tempo
30/XXXVII/15 - 21 September 2008

 

Berita lainnya

Iqbal di Sel Polres Jakarta Pusat, Billy di Jakarta Barat - 18 Sep 2008 | 07:53 WIB
Wenger: Arsenal Kurang Insting Pembunuh - 18 Sep 2008 | 07:46 WIB
Bate Tak Kuasa Hadapi Madrid - 18 Sep 2008 | 07:46 WIB
Ditinggalkan Dua Bintang, Tim Amerika Masih Berpeluang - 18 Sep 2008 | 07:34 WIB
Hasil dan Klasemen Liga Champion   - 18 Sep 2008 | 07:33 WIB
Polisi Tilang Puluhan Pembalap Liar - 18 Sep 2008 | 07:31 WIB
Pemerintah Amerika Keluarkan Surat Utang untuk Bank Sentral - 18 Sep 2008 | 07:26 WIB
BI Mataram Siapkan Rp500 Miliar Uang Pecahan - 18 Sep 2008 | 07:17 WIB
Diduga Korupsi, Pejabat Departemen Pendidikan Ditahan - 18 Sep 2008 | 07:13 WIB
Muenchen Cemerlang - 18 Sep 2008 | 07:07 WIB
>

index berita

buatan danendro | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Nasional | Ekonomi & Bisnis | Nusa | Jakarta | Indikator | Opinet
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data