|
TAWURAN pelajar di Ibu Kota selama Januari-Februari 1999 menelan korban empat tewas. Bagi yang menyadari pentingnya keselamatan, tewasnya pelajar akibat tawuran bukan lagi menjadi tantangan bagi orang tua, pendidik, dan pejabat terkait, tetapi sudah menjadi situasi krisis atau keadaan darurat yang harus segera diatasi.
Kita semua bertanggung jawab dan harus bertindak, termasuk media massa, yang memiliki sarana dan kemampuan intelektual untuk melakukan sesuatu atau mengambil langkah-langkah menyelamatkan tunas bangsa dari perbuatan sia-sia yang merugikan pelajar itu sendiri serta masyarakat banyak. Tawuran pelajar tidak kalah berbahayanya ketimbang pengaruh obat terlarang.
Syahrir Imaludin
Tamansari Pesona Bali Blok D4/6
Jalan Cirendeu Raya 46
Pisangan, Ciputat 15419
|