Search  
 
| Advance search | Registration | Help | About us
 
 
Edisi. 03/XXIIIIIIII/23 - 29 Maret 1999
   
Selingan

Bahasa 'Prokem' Komunitas Digital


JIKA suatu hari Anda sempat mengunjungi kawasan California Bay, salah satu kota yang masuk ke dalam daerah Lembah Silikon, jangan bingung kalau tiba-tiba seseorang berbisik, "Some flowie just came by here looking for you."

Flowie? Siapa flowie? Biarpun sudah membolak-balik kamus keluaran Oxford yang paling lengkap, niscaya Anda tak bakal menemukan arti kata itu. Maklum, flowie adalah sebuah slang, bahasa khusus warga Lembah Silikon yang berarti sesosok wanita tinggi, langsing, yang mengenakan rok longgar, dengan aksesori warna tanah atau cerah. Istilah ini muncul karena di daerah California Bay memang gampang ditemui kaum perempuan dari daerah Amazon yang bergaya seperti itu.

Adapun gaya bahasa slang belakangan memang menjadi sebagian dari gaya hidup para penghuni di Lembah Silikon. Gaya ini bahkan sudah menyebar ke kota seperti Santa Clara, San Jose, dan Sunnyvale. Penduduk komunitas digital acap menyisipkan kata-kata semacam itu dalam percakapan sehari-hari di kantor, bar, kafe juga pertemuan sosial lainnya.

Fenomena semacam ini mirip yang pernah terjadi di Jakarta ketika novel Ali Topan Anak Jalanan karangan Teguh Esha muncul dan laris pada akhir 1970-an. Banyak anak muda Ibu Kota yang kemudian mengikuti gaya percakapan Ali Topan, tokoh utama novel itu, yang sering melontarkan apa yang disebut sebagai bahasa preman (prokem), misalnya bokap (bapak), nyokap (ibu), atau doku (duit).

Bahasa slang di Lembah Silikon menjadi populer antara lain berkat satu situs yang dikelola oleh dua bersaudara, Steve dan Mete Sabram (www.sabram.com/site/slang.htm). Hingga kini ada lebih dari seratus entri kata baru ala Lembah Silikon di situs Sabram—urut dari a sampai z. Para pengunjung yang ingin mengenal satu kata baru dipersilakan mengklik kolom "kata favorit", "istilah terbaru", atau langsung ke kata yang dituju seusai dengan urutan abjad. Pengunjung juga bisa melongok ke situs slang lain melalui pranala (link) yang tersedia.

Anda ingin tahu juga? Berikut ini sekadar contoh slang ala komunitas digital itu.

Boot Bunny: wanita cantik penjaga stan di suatu pameran. Dia bukan karyawan perusahaan peserta pameran itu, sehingga tak punya pengetahuan yang memadai tentang produk yang dipamerkan.

Chat-Fly (atau Cyber-Barfly): wanita yang hobi ngobrol di internet hanya untuk menghabiskan waktu atau wanita yang suka nongkrong di bar dan saling mentraktir minum bersama rekan-rekannya.

Code 18: kesalahan yang dilakukan oleh pengguna komputer.

Lasagna Syndrome: pembuatan suatu program yang terlalu banyak menggunakan kotak dialog dan bertumpuk hanya untuk merepresentasikan satu perintah.

Nerd bird: salah satu jadwal penerbangan akhir minggu antara Austin, Texas, dan San Jose, California, yang biasanya dipenuhi oleh pekerja Lembah Silikon.


 
buatan Radja|endro
Majalah Tempo
30/XXXVII/15 - 21 September 2008

 

Berita lainnya

Iqbal di Sel Polres Jakarta Pusat, Billy di Jakarta Barat - 18 Sep 2008 | 07:53 WIB
Wenger: Arsenal Kurang Insting Pembunuh - 18 Sep 2008 | 07:46 WIB
Bate Tak Kuasa Hadapi Madrid - 18 Sep 2008 | 07:46 WIB
Ditinggalkan Dua Bintang, Tim Amerika Masih Berpeluang - 18 Sep 2008 | 07:34 WIB
Hasil dan Klasemen Liga Champion   - 18 Sep 2008 | 07:33 WIB
Polisi Tilang Puluhan Pembalap Liar - 18 Sep 2008 | 07:31 WIB
Pemerintah Amerika Keluarkan Surat Utang untuk Bank Sentral - 18 Sep 2008 | 07:26 WIB
BI Mataram Siapkan Rp500 Miliar Uang Pecahan - 18 Sep 2008 | 07:17 WIB
Diduga Korupsi, Pejabat Departemen Pendidikan Ditahan - 18 Sep 2008 | 07:13 WIB
Muenchen Cemerlang - 18 Sep 2008 | 07:07 WIB
>

index berita

buatan danendro | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Nasional | Ekonomi & Bisnis | Nusa | Jakarta | Indikator | Opinet
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data