Search  
 
| Advance search | Registration | Help | About us
 
 
Edisi. 03/XXIIIIIIII/23 - 29 Maret 1999
   
Pokok dan Tokoh

Arifin Panigoro

Bagi Arifin Panigoro, 59 tahun, cara naik haji tak cukup dengan membeli tiket ONH-plus, tapi juga harus meminta restu dari Menteri Kehakiman Muladi. Sebagai orang yang terganjal kasus surat utang alias commercial paper, bos Grup Medco itu memang tak diperkenankan bepergian ke luar negeri.

Beres? Ternyata tidak juga, meskipun Amien Rais, Ketua Umum Partai Amanat Nasional, ikut pula melobi Muladi agar sahabatnya itu diizinkan menunaikan ibadah ke Tanah Suci. "Pemerintah sekarang represif, takut saya kabur," kata pengusaha minyak yang gagal berangkat pada 21 Maret itu.


 
buatan Radja|endro
Majalah Tempo
28/XXXVII/01 - 7 September 2008

 

Berita lainnya

Makanan Pasar di Balikpapan Memakai Pewarna Tekstil - 07 Sep 2008 | 09:25 WIB
Danamon Cairkan Rp 3,2 Triliun Kredit Masyarakat Kalimantan - 07 Sep 2008 | 09:14 WIB
Portugal Optimistis Kalahkan Denmark - 07 Sep 2008 | 09:11 WIB
Pemerintah AS Ambil Alih Manajemen Fannie Mae dan Freddie Mac - 07 Sep 2008 | 08:52 WIB
Capello Belum Puas dengan Cole - 07 Sep 2008 | 08:42 WIB
Daya Beli Petani Nusa Tenggara Barat Anjlok - 07 Sep 2008 | 08:30 WIB
Paraguay Kokoh di Puncak, Argentina Puas - 07 Sep 2008 | 08:07 WIB
Gempa 5,3 SR Landa Laut Maluku   - 07 Sep 2008 | 08:05 WIB
Dua Aksi Massa Berpotensi Macetkan Jalan - 07 Sep 2008 | 07:50 WIB
Spanyol Banyak Buang Peluang - 07 Sep 2008 | 07:37 WIB
>

index berita

buatan danendro | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Nasional | Ekonomi & Bisnis | Nusa | Jakarta | Indikator | Opinet
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data