Peringatan bagi Pasangan Tak Bahagia |
Para orang tua bilang, pertengkaran itu bumbu rumah tangga. Namun, bila tiap kali bertengkar, apa yang asyik? Salah-salah, bukan tidak mungkin tekanan darah justru melambung. Tim peneliti dari Rumah Sakit Toronto, Kanada, membuktikan hal ini setelah mempelajari 107 responden. Untuk kesahihan hipotesis, responden tidak diperkenankan mengonsumsi obat yang berkaitan dengan tekanan darah.
Ternyata, bagi pasangan yang tak bahagia, lebih dari empat jam bersama akan menyebabkan peningkatan tekanan darah. "Semakin sering pasangan yang tidak bahagia ini bertemu, tekanan darah mereka semakin naik," ujar Dr. Brian Baker, ketua tim, kepada ABC News. Sebaliknya, pada pasangan yang bahagia, tekanan darah justru naik ketika mereka tidak cukup punya waktu untuk bersama.
Penelitian di East Tennessee State University yang dilakukan oleh Sherry Broadwell juga menunjukkan hal serupa. Tekanan darah pasangan yang bertengkar melonjak karena adanya sikap permusuhan. Bagi pria yang bersikap memusuhi, tekanan mereka akan terdongkrak bila pasangan mereka menunjukkan sikap serupa. Bagi wanita, tekanan mereka akan tetap naik terlepas pasangannya menunjukkan sikap serupa atau tidak.
Namun, tak semua ahli terkesan oleh hasil-hasil ini. Menurut Dr. Edward Frochlich, editor sebuah jurnal tentang hipertensi, hubungan di antara pasangan tak ada pengaruhnya terhadap gangguan tekanan darah dalam jangka waktu lama. Pendapat ini didasari bahwa naiknya tekanan darah disebabkan banyak faktor dan berbeda untuk tiap orang. Namun, temuan konflik rumah tangga sebagai salah satu penyebab hipertensi tetap dianggap cukup penting.
Nah, Anda mau menjaga "bumbu" tetap pada porsinya atau memilih mengakhiri hubungan, untuk menjaga agar tekanan darah tak memancing hadirnya stroke?
|