Search  
 
| Advance search | Registration | Help | About us
 
 
Edisi. 01/XXIIIIIIII/09 - 15 Maret 1999
   
Indikator

Pemerintah Plintat-Plintut

Tertundanya likuidasi bank mencerminkan sikap pemerintah yang tidak konsisten alias plintat-plintut. Berbagai alasan yang dikemukakan pemerintah, termasuk adanya permintaan dari IMF dan Bank Dunia, tidak dipercaya oleh masyarakat. Di TEMPO Interaktif, masalah likuidasi bank itu menjadi tema jajak pendapat mingguan (27 Februari-6 Maret), dengan pertanyaan: Apakah menurut Anda likuidasi itu karena pelobian para pemilik bank yang dekat dengan penguasa?

Jawaban yang diperoleh ternyata sama saja dengan pendapat umum masyarakat. Dari 1.317 pengakses yang mengikuti jajak pendapat mingguan ini, 1.146 yang mengeklik ya. Artinya, sebagian besar (87 persen) mempercayai desas-desus itu. Hanya 95 pengakses (7,2 persen) yang menjawab tidak. Sedangkan yang tidak tahu, apakah itu benar atau tidak, sebanyak 76 pengakses (5,8 persen). Jadi, walaupun jajak pendapat ini jauh dari kadar ilmiah--karena pengaksesnya tidak didata, kredibilitas pemerintah memang turun dengan ditundanya likuidasi bank dengan alasan yang tidak bisa dipercaya masyarakat.

Likuidasi bank dituda, apakah karena lobi para pemilik bank dengan penguasa?
Ya 87% 1.146
Tidak 7,2% 95
Tidak tahu 5,8% 76
Total 100% 1.317





Jajak Pendapat Selanjutnya:

Untuk periode 6-13 Maret ini, pertanyaannya adalah "Apakah Anda yakin Kolonel (Pol.) Bugis Saman bisa mengamankan Ambon?" Latar belakang pertanyaan tersebut adalah adanya keraguan beberapa pengamat mengingat Bugis Saman, yang akan dilantik sebagai Kapolda Maluku 11 Maret nanti, adalah "putra daerah". Menurut pengamat itu, justru diperlukan orang luar agar tidak berpihak. Namun Bugis Saman sendiri yakin bisa melaksanakan tugasnya dengan baik dengan alasan, ia tahu persis karakter orang Ambon. Nah, silakan mengeklik http://www.tempo.co.id


 
buatan Radja|endro
Majalah Tempo
30/XXXVII/15 - 21 September 2008

 

Berita lainnya

Iqbal di Sel Polres Jakarta Pusat, Billy di Jakarta Barat - 18 Sep 2008 | 07:53 WIB
Wenger: Arsenal Kurang Insting Pembunuh - 18 Sep 2008 | 07:46 WIB
Bate Tak Kuasa Hadapi Madrid - 18 Sep 2008 | 07:46 WIB
Ditinggalkan Dua Bintang, Tim Amerika Masih Berpeluang - 18 Sep 2008 | 07:34 WIB
Hasil dan Klasemen Liga Champion   - 18 Sep 2008 | 07:33 WIB
Polisi Tilang Puluhan Pembalap Liar - 18 Sep 2008 | 07:31 WIB
Pemerintah Amerika Keluarkan Surat Utang untuk Bank Sentral - 18 Sep 2008 | 07:26 WIB
BI Mataram Siapkan Rp500 Miliar Uang Pecahan - 18 Sep 2008 | 07:17 WIB
Diduga Korupsi, Pejabat Departemen Pendidikan Ditahan - 18 Sep 2008 | 07:13 WIB
Muenchen Cemerlang - 18 Sep 2008 | 07:07 WIB
>

index berita

buatan danendro | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Nasional | Ekonomi & Bisnis | Nusa | Jakarta | Indikator | Opinet
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data