Search  
 
| Advance search | Registration | Help | About us
 
 
Edisi. 22/XXIIIIIII/02 - 8 Maret 1999
   
Surat

TEMPO Memihak?


PENGANTAR redaksi TEMPO tahun 1971 sungguh indah. Ketika pengantar itu muncul di iklan menjelang kelahiran kembali TEMPO, saya langsung bertekad melanggannya kembali. Tapi, ketika tiga nomor lewat, ternyata TEMPO memantapkan jurnalisme baru yang memihak. Sasaranya: Habibie, yang secara tidak adil dianggap pernah menguburnya (lihat buku putih TEMPO).

Saya setuju tak seluruh rakyat memilih Habibie. Tapi janganlah dipotret kesalahannya saja. Kalau ia Soehartois 100 persen, bagaimana mungkin ia bisa membebaskan lawan politiknya, membebaskan pers, memungkinkan pendirian 150 partai, tidak memberangus Ali Sadikin, dan sebagainya.

Usep Fathudin

Jalan Pancoran Barat IVA No.16

Jakarta 12780


 
buatan Radja|endro
Majalah Tempo
30/XXXVII/15 - 21 September 2008

 

Berita lainnya

Iqbal di Sel Polres Jakarta Pusat, Billy di Jakarta Barat - 18 Sep 2008 | 07:53 WIB
Wenger: Arsenal Kurang Insting Pembunuh - 18 Sep 2008 | 07:46 WIB
Bate Tak Kuasa Hadapi Madrid - 18 Sep 2008 | 07:46 WIB
Ditinggalkan Dua Bintang, Tim Amerika Masih Berpeluang - 18 Sep 2008 | 07:34 WIB
Hasil dan Klasemen Liga Champion   - 18 Sep 2008 | 07:33 WIB
Polisi Tilang Puluhan Pembalap Liar - 18 Sep 2008 | 07:31 WIB
Pemerintah Amerika Keluarkan Surat Utang untuk Bank Sentral - 18 Sep 2008 | 07:26 WIB
BI Mataram Siapkan Rp500 Miliar Uang Pecahan - 18 Sep 2008 | 07:17 WIB
Diduga Korupsi, Pejabat Departemen Pendidikan Ditahan - 18 Sep 2008 | 07:13 WIB
Muenchen Cemerlang - 18 Sep 2008 | 07:07 WIB
>

index berita

buatan danendro | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Nasional | Ekonomi & Bisnis | Nusa | Jakarta | Indikator | Opinet
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data