Search  
 
| Advance search | Registration | Help | About us
 
 
Edisi. 21/XXIIIIIII/23 Februari - 01 Maret 1999
   
Kritik

Tim-Tim Bisa, Kenapa Aceh Tidak?

PERJUANGAN Xanana Gusmao dan Fretilin barangkali akan membuahkan hasil jika MPR memutuskan melepaskan Tim-Tim dari Indonesia. Yang jelas, langkah ke arah itu sudah ada. Indonesia memang tak layak mempertahankan Tim-Tim. Rezim Orde Baru telah memporakporandakan harapan rakyat Tim-Tim.

Nasib rakyat Aceh demikian juga, terus-menerus diteror, ditakut-takuti. Kesetiaan rakyat Aceh dikhianati pemerintah Indonesia. Seandainya Soekarno dan Daud Beureueh masih hidup, barangkali mereka dapat menjadi saksi atas ikrar kesetiaan itu. Tapi semuanya dicabik-cabik oleh pemerintahan Soeharto. Impian rakyat Aceh duduk sama rendah berdiri sama tinggi dengan bangsa Indonesia dibalas dengan menjadikan rakyat Aceh sebagai sasaran peluru, pemerkosaan, penganiayaan, dan penguburan massal semasa DOM.

Kekayaan alam rakyat Aceh disedot untuk kepentingan pemerintah pusat. Jadi, sangat beralasan bila saat ini mereka bangkit memperjuangakan hak-haknya. Tapi, mungkinkah Hasan Tiro berhasil seperti Xanana Gusmao?

Agaknya, kekayaan alam Aceh menjadi pertimbangan kuat bagi pemerintah pusat untuk tidak melepas Aceh. Saat ini Aceh menyumbang 11 persen pendapatan nasional. Jadi, bisa dibayangkan bagaimana tanggapan pemerintah, meski sebagian besar masyarakat Aceh menuntut referendum.

Tuntutan tersebut beralasan karena selama ini teriakan rakyat Aceh tak ada yang mendengar dan peduli. Referendum memang bukan satu-satunya jalan, tapi merupakan langkah awal menjadikan rakyat Aceh berlapang dada dan bernapas lega. Bila Tim-Tim bisa, Aceh why not?

M.N. Age

Tanjongpineung

Seunuddon, Aceh Utara


 
buatan Radja|endro
Majalah Tempo
30/XXXVII/15 - 21 September 2008

 

Berita lainnya

Iqbal di Sel Polres Jakarta Pusat, Billy di Jakarta Barat - 18 Sep 2008 | 07:53 WIB
Wenger: Arsenal Kurang Insting Pembunuh - 18 Sep 2008 | 07:46 WIB
Bate Tak Kuasa Hadapi Madrid - 18 Sep 2008 | 07:46 WIB
Ditinggalkan Dua Bintang, Tim Amerika Masih Berpeluang - 18 Sep 2008 | 07:34 WIB
Hasil dan Klasemen Liga Champion   - 18 Sep 2008 | 07:33 WIB
Polisi Tilang Puluhan Pembalap Liar - 18 Sep 2008 | 07:31 WIB
Pemerintah Amerika Keluarkan Surat Utang untuk Bank Sentral - 18 Sep 2008 | 07:26 WIB
BI Mataram Siapkan Rp500 Miliar Uang Pecahan - 18 Sep 2008 | 07:17 WIB
Diduga Korupsi, Pejabat Departemen Pendidikan Ditahan - 18 Sep 2008 | 07:13 WIB
Muenchen Cemerlang - 18 Sep 2008 | 07:07 WIB
>

index berita

buatan danendro | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Nasional | Ekonomi & Bisnis | Nusa | Jakarta | Indikator | Opinet
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data