Search  
 
| Advance search | Registration | Help | About us
 
 
Edisi. 19/XXIIIIIII/09 - 15 Februari 1999
   
Surat

Minta Wiranto Mundur

KASUS Ambon yang terjadi di hari raya Idul Fitri penyebabnya sudah jelas, yakni tindakan pembantaian terencana dengan baik dan mempunyai motif politik tertentu. Peristiwa berdarah itu sudah di luar batas peri kemanusiaan, yang lebih tepat disebut sebagai perbuatan barbar yang bisa disetarakan dengan kekejaman Hitler atau militer Bosnia dan pembantaian di Kosovo.

Seharusnya Jenderal TNI Wiranto meletakkan jabatannya sebagai Panglima ABRI. Selama ini terbukti, keamanan Ibu Pertiwi goyah. Mempertahankan Wiranto sebagai Panglima ABRI hanya akan memperpanjang daftar kerusuhan di Indonesia.

SUPARYANTO HIDAYAT
Bumimutiara Blok JA 5/11
Bojongkulon, Gunungputri
Bogor, 16963


 
buatan Radja|endro
Majalah Tempo
30/XXXVII/15 - 21 September 2008

 

Berita lainnya

Iqbal di Sel Polres Jakarta Pusat, Billy di Jakarta Barat - 18 Sep 2008 | 07:53 WIB
Wenger: Arsenal Kurang Insting Pembunuh - 18 Sep 2008 | 07:46 WIB
Bate Tak Kuasa Hadapi Madrid - 18 Sep 2008 | 07:46 WIB
Ditinggalkan Dua Bintang, Tim Amerika Masih Berpeluang - 18 Sep 2008 | 07:34 WIB
Hasil dan Klasemen Liga Champion   - 18 Sep 2008 | 07:33 WIB
Polisi Tilang Puluhan Pembalap Liar - 18 Sep 2008 | 07:31 WIB
Pemerintah Amerika Keluarkan Surat Utang untuk Bank Sentral - 18 Sep 2008 | 07:26 WIB
BI Mataram Siapkan Rp500 Miliar Uang Pecahan - 18 Sep 2008 | 07:17 WIB
Diduga Korupsi, Pejabat Departemen Pendidikan Ditahan - 18 Sep 2008 | 07:13 WIB
Muenchen Cemerlang - 18 Sep 2008 | 07:07 WIB
>

index berita

buatan danendro | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Nasional | Ekonomi & Bisnis | Nusa | Jakarta | Indikator | Opinet
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data