Search  
 
| Advance search | Registration | Help | About us
 
 
Edisi. 18/XXIIIIIII/01 - 7 Februari 1999
   
Surat

Politik Pelayanan Kesehatan

KAMI ingin melengkapi artikel "Jamu (Tak) Mampir di New York" (TEMPO 18 Januari 1999, halaman 76) tentang pengembangan industri jamu.

Menurut kami, politik pelayanan kesehatan nasional Indonesia menganaktirikan obat tradisional Indonesia dan merelakan obat dan metode pengobatan Barat memonopoli jalur pelayanan kesehatan nasional. Pengobatan dan obat tradisional Indonesia, yang de facto diterima dan diakui masyarakat, hanya dibina dan diawasi melalui jalur "belas kasihan", tanpa pengakuan formal yang menyejajarkan karsa dan karya budaya bangsa Indonesia dengan budaya Barat.

Namun, di masa reformasi ini, Depkes RI, melalui Dirjen Pengawasan Obat dan Makanan, telah nyata memperhatikan dan berupaya mereformasi status anak tiri obat dan pengobatan tradisional Indonesia di negeri sendiri. Apalagi industri farmasi budaya Barat terpuruk akibat 95 persen ketergantungan impor. Bahkan tema Hari Kesehatan Nasional 1998 secara eksplisit mengatakan, "Kembali ke obat asli Indonesia."

Semoga slogan itu benar-benar mengobarkan semangat reformasi "kebangkitan nasional" politik pelayanan kesehatan nasional Indonesia.

JAYA SUPRANA

Wakil Ketua Gabungan Pengusaha Jamu Indonesia

Jalan Ki Mangunsarkoro 106, Semarang


 
buatan Radja|endro
Majalah Tempo
27/XXXVII/25 - 31 Agustus 2008

 

Berita lainnya

Wajib Pajak dan Objek Pajak Diperluas - 28 Ags 2008 | 19:46 WIB
Sampel DNA Dua "Asrori" Akan dicocokkan - 28 Ags 2008 | 19:45 WIB
Sekretariat DPRD Kota Malang Kehilangan Jejak - 28 Ags 2008 | 19:41 WIB
BPK Audit Tambang Kalimantan Timur - 28 Ags 2008 | 19:34 WIB
Jenazah TKI di Malaysia Tiba di Jambi - 28 Ags 2008 | 19:22 WIB
Tarif Air PDAM Kabupaten Malang Akan Naik - 28 Ags 2008 | 19:15 WIB
Tjahjo Enggan Komentar Pengungkapan Agus Condro - 28 Ags 2008 | 19:05 WIB
Polisi Tangkap Anggota Geng Motor - 28 Ags 2008 | 18:44 WIB
Gubernur Jawa Barat Protes Gula Rafinasi - 28 Ags 2008 | 18:39 WIB
Banyak Caleg Tak Tahu Daerah Pemilihannya - 28 Ags 2008 | 18:37 WIB
>

index berita

buatan danendro | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Nasional | Ekonomi & Bisnis | Nusa | Jakarta | Indikator | Opinet
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data