Search  
 
| Advance search | Registration | Help | About us
 
 
Edisi. 17/XXIIIIIII/26 Januari - 01 Februari 1999
   
Surat

Berapa Harga Orang Indonesia?

Menyaksikan tragedi Trisakti, tragedi Semanggi, penculikan aktivis, kerusuhan Mei, penjarahan di pelosok negeri, pembantaian dukun santet, perang antarkampung, sampai peristiwa Ketapang dan Kupang, nilai orang Indonesia tidak dihargai. Gelombang kekerasan itu melecehkan harkat dan martabat kita sendiri. Kita mudah dipermainkan oleh percaturan politik para elite politik Begitu mudahnya dihasut, diadu, saling merendahkan, dan saling membantai. Di mana akal sehat yang selama ini diagung-agungkan?

Apa pun posisi kita, entah penonton, pengamat, penganalisis, korban, atau penikmat dan pelaku kekerasan itu, kita tidak bisa diam saja di tahun yang masih baru ini. Kita mesti segera bertindak memulihkan rasa damai, aman, dan tentram. Apa yang dilakukan Gus Dur barangkali bisa dijadikan satu "langkah kecil". Walaupun dicela, bahkan dilecehkan banyak orang, apa yang dilakukan Gus Dur adalah usaha untuk merajut retakan persaudaraan bangsa. Tidak ada artinya kalau langkah itu dilihat cuma dari segi intrik politik, apalagi dari sudut duit.

S. DJUNATAN
Pasirkaliki, Bandung


 
buatan Radja|endro
Majalah Tempo
28/XXXVII/01 - 7 September 2008

 

Berita lainnya

Kapolda Jawa Barat Copot Dua Kapolsek - 05 Sep 2008 | 21:29 WIB
Bupati Aceh Besar Mengundurkan Diri - 05 Sep 2008 | 21:19 WIB
Guru Tolak Aturan Pendanaan Pendidikan - 05 Sep 2008 | 21:16 WIB
Fernando Alonso Kuasai Free Practice 2 - 05 Sep 2008 | 21:07 WIB
Al Amin Mengaku Tak Berpengaruh di Komisi Kehutanan DPR - 05 Sep 2008 | 21:02 WIB
Kapolda Jawa Barat Mengaku Ditawari Suap Rp 10 Miliar - 05 Sep 2008 | 20:53 WIB
Hughes Bersumpah Jadikan City Raksasa Eropa - 05 Sep 2008 | 20:53 WIB
Bupati Aceh Besar Mundur, Surat ke Menteri Ditulis Tangan - 05 Sep 2008 | 20:44 WIB
Simulasi Pemilihan 2009 Dinilai Tak Efektif - 05 Sep 2008 | 20:40 WIB
Bapepam Akan Gugat Eurocapital - 05 Sep 2008 | 20:32 WIB
>

index berita

buatan danendro | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Nasional | Ekonomi & Bisnis | Nusa | Jakarta | Indikator | Opinet
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data