|
Saya bergabung dengan Klub Awani karena tergiur oleh promosi kapal pesiarnya dan keanggotaannya yang dapat diperoleh dengan cara kredit.
Ternyata setelah angsuran saya berjalan10 bulan (dan tidak pernah terlambat), tiba-tiba Klub Awani tidak mengoperasikan kapal pesiarnya lagi. Artinya Klub Awani telah ingkar janji kepada para anggotanya.
Karena itu saya sangat kecewa dan mengajukan protes, tapi tidak ditanggapi sama sekali. Karena itu saya menghentikan angsuran (sementara) sebagai langkah protes agar mendapatkan perhatian.
Ternyata malah saya yang dipersalahkan dengan alasan melanggar perjanjian kredit. Dan yang lebih konyol, uang yang sudah saya bayar dianggap hangus, tanpa melihat kesalahan/ingkar janji yang dibuat oleh Klub Awani sendiri.
Saya heran, pada era reformasi seperti ini, masih ada juga grup konglomerat yang mau menang sendiri, yang menghalalkan caranya sendiri. Saya ingatkan Klub Awani agar mengembalikan uang saya.
R. HERIANTO
Jalan Tanjung 3
Semarang
|