Search  
 
| Advance search | Registration | Help | About us
 
 
Edisi. 09/XXIIIIIII/01 - 7 Desember 1998
   
Surat

Menanggapi Dipo Alam

Sehubungan dengan pernyataan sikap sejumlah alumni Universitas Indonesia (Dipo Alam dan kawan-kawan) di media elektronik beberapa waktu lalu, saya sebagai salah seorang alumni UI dan mantan pengurus Dewan Mahasiswa UI perlu menyampaikan tanggapan.

Pernyataan Dipo Alam tersebut ditujukan kepada Iluni UI di bawah kepemimpinan Hariadi Darmawan, yang akhir-akhir ini aktivitas politiknya memang sangat menonjol.

Alumni UI memang bukanlah civitas academica UI lagi, tetapi Iluni UI adalah organisasi yang mewadahi alumni UI. Dengan demikian sah bila menyandang nama UI walaupun harus disepakati pula bila kegiatan Iluni UI tersebut berbau politik sebaiknya dilaksanakan di luar kampus UI.

Lepas setuju atau tidak dengan sikap dan tindakan Iluni UI sekarang ini, rasanya kita harus mengakui bahwa pernyataan keprihatinan Iluni UI pada 25 Februari 1998 lalu merupakan salah satu faktor pemicu utama dalam menggelindingkan roda reformasi yang bermuara pada kejatuhan rezim Orde Baru Soeharto. Dan menurut sumber-sumber dari Iluni UI, justru Saudara Dipo Alamlah yang waktu itu bersuara menentang sikap Iluni tersebut dan memberikan kesan ingin mempertahankan status quo. Di mana Dipo Alam dan kawan-kawan pada saat gencar-gencarnya aksi mahasiswa menentang Soeharto beberapa bulan lalu?

Judilherry Justam
Buaran Indah III Blok A3/9
Durensawit, Jakarta 13470


 
buatan Radja|endro
Majalah Tempo
30/XXXVII/15 - 21 September 2008

 

Berita lainnya

Iqbal di Sel Polres Jakarta Pusat, Billy di Jakarta Barat - 18 Sep 2008 | 07:53 WIB
Wenger: Arsenal Kurang Insting Pembunuh - 18 Sep 2008 | 07:46 WIB
Bate Tak Kuasa Hadapi Madrid - 18 Sep 2008 | 07:46 WIB
Ditinggalkan Dua Bintang, Tim Amerika Masih Berpeluang - 18 Sep 2008 | 07:34 WIB
Hasil dan Klasemen Liga Champion   - 18 Sep 2008 | 07:33 WIB
Polisi Tilang Puluhan Pembalap Liar - 18 Sep 2008 | 07:31 WIB
Pemerintah Amerika Keluarkan Surat Utang untuk Bank Sentral - 18 Sep 2008 | 07:26 WIB
BI Mataram Siapkan Rp500 Miliar Uang Pecahan - 18 Sep 2008 | 07:17 WIB
Diduga Korupsi, Pejabat Departemen Pendidikan Ditahan - 18 Sep 2008 | 07:13 WIB
Muenchen Cemerlang - 18 Sep 2008 | 07:07 WIB
>

index berita

buatan danendro | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Nasional | Ekonomi & Bisnis | Nusa | Jakarta | Indikator | Opinet
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data