|
"Tragedi Semanggi" telah menewaskan putra-putra bangsa kita yang tercinta. Haruskah gugur satu demi satu lagi untuk mewujudkan reformasi total? Tentu saja harus ada jalan lebih pintar dan yang beradab untuk menuju Indonesia baru yang demokratis dan sejahtera.
Sudah saatnya bagi para mahasiswa bergerak lebih berhati-hati, secara intelektual, dan menahan diri dari bentrokan fisik dengan aparat militer yang menghalalkan cara apa pun. Di sisi lain, siapa pun mesti mengakui bahwa rakyat Indonesia bukanlah bangsa budak dan terbelakang. Karena itu, mereka berhak menentukan masa depan dan memberikan suaranya melalui wakil-wakil yang independen dan netral. Pada mahasiswalah harapan masa depan bangsa ini bertumpu.
Tapi alangkah gelapnya jalan ke muka bila kalangan penguasa bersikeras menolak negosiasi dan rekonsiliasi nasional dengan pembaru yang reformatif.
Sudahlah cukup darah kusuma bangsa yang gagah berani itu membasahi bumi pertiwi. Hentikan pembantaian.
TRI PUJI RAHARJO
Griya Depok Asri B8/18
Depok 16411
Jawa Barat
|